Headlines News :

Terbaru

Jadwal Pendidikan Bulan Maret 2017

Written By rokhmond onasis on Tuesday, February 28, 2017 | 4:56:00 AM

“Anggota wajib mengikuti pendidikan CU dengan membayar kontribusi pendidikan sebesar 60 ribu rupiah dan mendapatkan buku materi pendidikan CU, manual operasional produk dan pelayanan serta sertifikat pendidikan CU”

Demikian bunyi isi buku Manual Operasional (MO) produk dan pelayanan Credit Union Betang Asi tahun 2017. Pada pasal 13 ayat 1 yang mengatur pendidikan wajib 1 bagi anggota.

Untuk itulah setiap bulan di akhir pekan bagian pendidikan dan pelatihan membuat jadwal pendidikan CU Betang Asi. Berikut jadwal bulan Maret 2017, Pendidikan CU tanggal 3-4; 10-11; 17-18 dan 24-25 Maret 2017. Sedangkan untuk Financial literacy dilakukan pada 17-18 Maret 2017.

Selanjutnya pendidikan wajib 2 (Financial Literacy) dan pendidikan pilihan seperti kewirausahaan, perkebunan, peternakan, perikanan dan pertanian dapat diikuti setelah pendidikan wajib 1 (pendidikan CU) diikuti secara penuh.

Selama 2 hari (17 jam) peserta akan diberikan pemahaman terkait analisis sosial, perubahan pola pikir, filosofi gerakan,pengenalan Credit Union, produk & pelayanan CU, rencana anggaran belanja keluarga dan usaha produktif anggota.

Beberapa syarat dan ketentuan yang harus diikuti yaitu, Anggota CU Betang Asi yang ingin mengikuti pendidikan CU dapat mendaftar pada bagian pendidikan atau Contact Person Maria dan Lili Hp. 081349620262; 082199564922 dan Apabila jumlah peserta yang mendaftar kurang dari 25 orang , maka pelaksanaan kegiatan dundur pada jadwal berikutnya.

Sumber foto: http://thirdandstate.org

KPD Laksanakan RAT Tepat Waktu

Written By rokhmond onasis on Monday, February 20, 2017 | 6:00:00 AM

“Saya menyampaikan terima kasih karena KPD sudah melaksanakan RAT. Ini masih dalam periode tepat waktu sampai bulan Maret. Pelaksanaan RAT melambangkan pengelolaan lembaga yang baik”

Itulah sambutan yang disampaikan oleh Ranaiyati, SH dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Tengah pada Jumat (17/2) lalu. Dalam sambutannya mewakili kepala dinas ia menyampaikan permohonan maaf karena kepala dinas dinas UMKM tidak dapat menghadiri kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Ranaiyati juga menyampaikan bahwa, dari jumlah anggota Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Kalteng sebanyak 262 orang, seyogyanya sesuai UU kehadiran anggota adalah 50%. Partisipasi anggota ini menjadi catatan. Informasi yang disampaikannya diketahui bahwa dari jumlah koperasi per 31 Desember 2017 ada 3.269 unit. Ada 6 koperasi yang sudah melaksananakan RAT hingga Februari 2017.

RAT yang dipusatkan di aula Kopdit CU Betang Asi jalan Tjilik Riwut km-1,5 Palangka Raya dimulai pada pukul pukul 08.59 pagi. Sebelum disampaikan sambutan oleh ketua panitia RAT, Gupri Samuel Herdison. Peserta di ajak oleh Desi sebagai pemandu acara menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam laporannya Gupri menyebutkan panitia dibentuk pada 1 Februari 2017 dengan SK dari pengurus, dilanjutkan rapat-rapat. Total biaya ada 24 juta lebih untuk pelaksanaan acara sejak pagi sampai sore. Panitia telah menyebarkan 100 undangan. Namun, kehadiran dan partisipasi anggota masih minim.

Selanjutnya dalam sambutan dari ketua pengurus KPD Kalteng periode 2016- 2019, Ambu Naptamis mengungkapkan bahwa KPD masih dalam masa recovery sampai tahun 2018. “Kami dikritik karena rangkap jabatan. Kami punya tanggung jawab moral setelah KPD RAT luar biasa 3 kali dan memberanikan diri KPD harus eksis dan harus maju,” jelasnya.

Dalam RAT tampak hadir unsur penasehat TT. Suling dan Tito Buhoy. Unsur pengawas Mariane Tinse, Edy D.Kari dan Elita. Berikutnya dari unsur pengurus Ambu Naptamis, FX.Manesa, Gregorius Doni Senun, Pitur L.Sanen dan Karna Sophia. Tampak juga 3 orang manajemen CU yang ikut membantu operasional KPD selama masa recovery yaitu Ethos H.L, Leani dan Yahya. Cici dari penanggung jawab KPD Swalayan Rajawali dan Tatau dari penanggung jawab KPD Swalayan Tilung ikut hadir.

Palu rapat dipegang oleh Ambu Naptamis sebagai pimpinan acara. Berbagai proses di lalui dengan kondusif terkait pengesahan agenda RAT, pembacaan berita acara RAT TB 2015, pengesahan jadwal RAT, pengesahan TATIB dan pengesahan kuorom.

Sayangnya kehadiran peserta RAT tahun ini kurang dari 100 orang. Kehadiran hanya mencapai 20,23%, yaitu 53 orang dari 262 anggota dewasa. Walaupun demikian mengacu dari AD/ART KPD Kalteng RAT tetap dapat di lanjutkan.

Jarum jam masih menunjukkan angka 10.12 pagi. Acara dilanjutkan untuk penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus KPD Kalteng. LPJ  dibacakan Goris sapaan Gregorius Doni Senun selaku sekretaris pengurus. Di lanjutkan kemudian Mariane Tinse membacakan Laporan Hasil Pengawasan (LHP).

Dalam sesi tanggapan terungkap bahwa dengan jumlah anggoat KPD sekarang hanya 262 orang, tidak terlihat berapa yang sudah keluar tidak masuk dalam LHP. Bagaimana status keanggotaan yang sudah meninggal dunia, apakah dialihkan ke ahli waris?. Pertanyaan ini di ajukan oleh Nataline kepada pengawas. Ia juga mengusulkan untuk membuka keanggotaan yang baru, ini harus diputuskan dalam RAT setidaknya di prioritaskan ke karyawan KPD.

Selaku pengurus Goris menjelaskan bahwa keanggotaan baru untuk anggota yang sudah meninggal, kesempatan dibuka kepada ahli waris (baca anggota keluarga). Goris juga mengatakan anggota baru difokuskan pada manajemen yang bekerja dan belum menjadi anggota KPD.

Terkait program kerja yang disampaikan dalam RAT diketahui bahwa pada tahun ini akan dibuka 2 gerai baru untuk melayani pelanggan setia KPD Swalayan. Mastuati menanyakan apakah ada tempat yang pasti pembukaan cabang baru. Penting juga untuk pembukaan area UMKM di KPD Tilung. Ia berharap peningkatan penjualan menjadi tujuan dalam program kerja di tahun 2017.

Pada tahun ini juga anggota KPD Kalteng berhak menerima balas jasa yang telah ditetapkan yaitu 8% per tahun. Anggota diharapkan dapat mengurus administrasi pengambilan balas jasa di KPD Tilung. Sumber uang berasal dari dana cadangan balas jasa simpanan berdasarkan persetujuan anggota.

Lewat tengah hari tepatnya pukul 14.48 sore, penanda-tanganan berita acara RAT Tahun Buku 2016 menjadi pertanda kegiatan menuju ke penghujung agenda. Perwakilan dan saksi dan pengurus, menandatangani berita acara oleh Hermanus, Tetep Umbing dan Ensy Veronika, Ambu dan Goris.

Acara yang berlangsung secara kekeluargaan ini di bertabur puluhan doorprize yang disediakan KPD Kalteng. Sebelum pulang peserta KPD diajak menyanyikan Mars KPD.

“Bersama … menyorakkan hiduplah bangsa Dayak, berdiri…, berlari…. meraih cita-cita!”

Itulah sekilas syair mars KPD yang menjadi penyemangat meraih cita-cita kesejahteraan anggota dan gerakan koperasi di Kalteng. Acara RAT berakhir tepat pukul 15.15 sore.

Keterangan foto: Ibu Ranaiyati, saat memberikan sambutan dan membuka RAT secara resmi (atas); panitia berfoto bersama usai kegiatan (bawah)

Sumber berita: Rokhmond Onasis; Sumber foto: https://www.facebook.com

CU Betang Asi Selenggarakan RAT TB 2016

Written By rokhmond onasis on Thursday, February 9, 2017 | 6:46:00 AM

Bertempat di Aula Betang Sandehan Kalteng (Christian Center) jalan Diponegoro Palangka Raya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan  (RAT) Konsolidasi Kopdit Credit Union Betang Asi Tahun Buku 2016 berlangsung.

Tema RAT di tahun ini ‘Memperkuat Tata Kelola, Menjadikan Kopdit CU Betang Asi Terpercaya dan Berkelanjutan’. Kegiatan berlangsung sejak pukul 8 pagi hingga 6 malam, Sabtu (4/2) yang dihadiri 334 orang yang berasal dari utusan masing-masing TP. Jumlah ini termasuk pengurus, pengawas, penasehat, staf, volunteer dan kolektor.

Sebelum acara RAT panitia mengajak peserta untuk beribadah singkat yang dipimpin oleh Pendeta Tom Chandra, S.Th. Pendeta yang masih muda ini mengingatkan peserta dalam khotbahnya yang dari Matius 6:24 dengan topik, ‘Hal Mengumpulkan Harta’.

Dalam khotbahnya pendeta Tom menegaskan bahwa uang adalah salah satu alat melayani Tuhan. Ada begitu banyak cara melayani Tuhan. Sebagai alat menyelenggarakan kehidupan, masih banyak seperti kebersamaan, kepercayaan, cinta kasih dan pertolongan. “Kita memerlukan Tuhan agar menolong kita mengelola uang sekaligus membebaskan kita dari kuasa uang,” ungkapnya.

Dengan tampilan slide khotbah yang menarik pendeta Tom juga menjelaskan bahwa, Pengabdian kepada Tuhan adalah yang pertama dan yang terutama untuk mengalahkan kuasa uang seperti yang tertulis pada Matius 6:33 “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”.

Setelah ibadah, panitia mengajak peserta untuk masuk  pada acara pembukaan RAT. Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne CU dan tidak lupa bersama-sama mengucapkan Nilai-nilai Inti dan Slogan dari kopdit CU Betang Asi.

Selanjutnya dalam laporan yang disampaikan oleh panitia pelaksana RAT Konsolidasi, Longgor, SE, ia mengatakan pencapaian pengurus akan dilaporkan selama 1 tahun dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ). Longgor menyebutkan diperlukan 195 juta rupiah untuk pelaksanaan RAT konsolidasi.  Pada hari sebelumnya, Jumat (3/2) di lakukan sosialisasi MO produk dan pelayanan 2017 kepada seluruh kolektor di Aula Soverdi.

Acara pembukaan dilanjutkan dengan sambutan ketua pengurus, Ambu Naptamis. Ia mengemukakan bahwa penyadartahuan, pengkapasitasan dan pengotoritasan tetap dilakukan dalam organisasi CU. “Proses pemberdayaan perlu proses panjang, perlu kerjasama dan kebersamaan. CU Betang Asi tetap melakukan penguatan dan pengembangan sesuai dengan kondisi yang harus direspon. Tantangan selalu ada dan kita harus sikapi dengan bertindak,” ungkap Ambu.

Sebagai bagian dari jaringan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, CU Betang Asi berkenan di kunjungi Ketua Pengurus Puskopdit, yang diwakilkan oleh  Herkulanus Cale. Ia menyampaikan bahwa dari asset CU Betang Asi adalah urutan ke-2 dari 43 CU Primer dan dari jumlah anggota urutan ke-3 dari 43 CU di PUSKOPDIT BKCU Kalimantan. PUSKOPDIT BKCUK merupakan jaringan terbesar dari Batam sampai Merauke.

Herculanus Cale juga mengucapkan penghargaan kepada semua pihak yang terkait untuk mengembangkan CU dan cerita-cerita sukses yang ada. Ia yakin CU akan semakin professional kepada anggota. Ia mengingatkan supaya anggota CU tekun membayar dan menabung.

RAT tahun ini dibuka secara resmi oleh Drs. Edison Laurens sebagai  Kabid Kelembagaan dan Pengawasan mewakili kepala Dinkop dan UMKM Kalteng. Sebelum membuka secara resmi, dalam sambutannya Edison menekankan bahwa hendaknya dalam RAT ini dapat mengkritisi dari LPJ yang dibuat pengurus dan pengawas per 31 Desember 2016.

Informasi yang disampaikan bahwa  dari 3.296 unit koperasi dan yang aktif, ada 2.506 unit. Sedangkan 790 unit tidak aktif. Walaupun yang melaksanakan RAT sebanyak 405 koperasi atau 16,96% dari 2.388 unit koperasi aktif kesemuanya wajib melaksanakan RAT.

“Masih banyak koperasi di Kalteng yang belum ber-RAT dan jika sudah melaksanakan RAT kita nilai aktif tetapi jika tidak melaksanakan RAT 3 tahun berturut-turut akan dibubarkan sesuai aturan yang ada, karena tidak sesuai dengan UU 25/ 1992,” tegas Edison.

Sebelum memasuki acara puncak peserta yang hadir dalam rapat di beri suguhan tari-tarian dari sanggar Tunjung Nyaho yang berjudul Ikinsai Galang Dadas. Nampak ke-5 penari perempuan menari dengan dinamis diiringi tetabuhan khas musik Dayak berupa gendang, gong dan kangkanong yang dimainkan oleh 4 laki-laki. Acara RAT juga diselingi dengan penarikan doorprize yang disediakan panitia.

Ambu Naptamis sebagai ketua pengurus, bertugas sebagai pimpinan rapat. Ia berwenang untuk melakukan ketok palu jika peserta RAT menyatakan setuju dan memandu proses diskusi. Seperti pada tahun sebelumnya pengesahan jadwal RAT dilakukan dilanjutkan pengesahan tata tertib RAT kemudian dilanjutkan Gregorius Doni Senun sebagai sekretaris pengurus menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus Tahun Buku 2016. Setelah itu diikuti laporan pengawasan kinerja pengurus oleh badan pengawas di sampaikan oleh Rita Sarlawa.

Sesaat sebelum tanggapan dari peserta RAT terhadap LPJ pengurus dan pengawas, Ambu menyampaikan adanya peristiwa pidana di Tempat Pelayanan Betang Batarung (TP.BB), Kuala Kurun. Pada tanggal 11 Desember 2016 lalu, pukul 00.00-03.00 pagi terjadi pencurian dari brankas kantor TP BB dan mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Pencurian ini dilakukan 4 orang dan bekerja sangat rapi. Sampai tanggal 23 Januari 2017 belum ditemukan pelaku dan kondisi terbaru masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Beberapa catatan menarik dalam RAT pada proses diskusi mengemuka. Salah satunya oleh Stefanus dari TP Batu Lampang, Telok, Katingan. Ia menyampakan apa alasan pengurus melakukan penurunan balas jasa tabungan Duit Turus dari 15% menjadi 13% kemudian 10%. Bahkan pria yang berasal dari Flores ini berkesimpulan bahwa kinerja pengurus belum memaksimalkan program kerja.

Gregorius menanggapi bahwa adanya penurunan balas jasa dari 15-10% terjadi terkait situasi ekonomi di luar. Jaringan dari BKCUK menghimbau harus mengikuti bunga pasar. Dari 43 anggota CU primer rata-rata 10% untuk bunga simpanan. Pertimbangan lain karena peminjam di CU juga minim kurang dari kondisi ideal, dibawah 70%.

Hal lain yang menarik, adanya tunggakan dalam pembayaran Simpanan Pokok (SP) dari anggota yang belum mencapai 1 juta per orang. Tunjung Amel, sebagai ketua pengawas menerangkan bahwa ada anggota CU yang belum melunasi simpanan pokok dan akan selalu menjadi catatan dengan jumlah sekitar 1 M. Ia berharap ada langkah-langkah dari CU dan dapat direkomendasikan  dalam RAT konsolidasi.

Masih pada sesi tanggapan LPJ pengurus, Karta Sasmita dari Tempat Pelayanan Khusus (TPK) Tumbang Manggu mengusulkan adanya kenaikan status TPK ke TP. Usulan ini ditanggapi Gregorius  dengan menerangkan bahwa peningkatan status dari TPK ke TP mengacu ke aturan pengurus. Beberapa syarat dan ketentuan berlaku seperti potensi wilayah, geografis, keamanan, KL paling besar 5%, tidak minus usaha selama 1 tahun sebelumnya dan staf yang tersedia minimal 5 orang.

Menjelang berakhirnya RAT penyampaian dan distribusi SHU dibacakan bendahara Kopdit CU Betang Asi, FX. Manesa. Dilanjutkan pembacaan program kerja Tahun Buku 2017, di sampaikan oleh GM, Ethos HL. Dalam program kerja diketahui target anggota hingga akhir tahun 2017 adalah ada 43.290 orang.

Program kerja lain, akan dilakukan beberapa renovasi kantor, perbaikan dan pemeliharaan fasilitas, peningkatan kapasitas pengurus, pengawas dan manajemen dalam pelatihan-pelatihan termasuk programmer yang dilakukan secara internal dan eksternal.

Di akhir acara RAT, di lakukan penandatanganan berita acara RAT TB 2017 yang dilakukan oleh Ambu Naptamis, Gregorius Doni Senun, Jantang Matudi, Sarah, E.M Hutauruk, Simpun, Yoprin Manan, Damianus Kartiman, A. Udasco dan Hermanus Jemidi.

Penyerahan berita acara dari ketua pengurus ke GM menjadi symbol bahwa acara RAT telah selesai, kemudian diikuti dengan menyanyi Mars CU Betang Asi.

Keterangan Foto: Panitia berfoto bersama GM dan Deputy GM. 
Sumber berita: Rokhmond Onasis; sumber foto: https://www.facebook.com

Swalayan KPD Kalteng Berpromo

Written By rokhmond onasis on Wednesday, February 1, 2017 | 12:53:00 AM

Beberapa minggu ini KPD Kalteng yang terletak di jalan Rajawali dan Tamanggung Tilung Palangka Raya melakukan promo. Bagi pelanggan setia KPD kalteng diberikan 1 mug cantik setiap pembelian susu slim dan fit 2 box. Hadiah ini berlaku kelipatan bagi pelanggan. Bukan hanya gelas, botol diva akan didapatkan pelanggan yang setia jika membeli susu slim dan 1 kotak fit.

Bagi penikmat susu dari produk morinaga platinum chil school dapatkan projector watch dengan warna-warni sesuai pilihan. Sedangkan untuk pembelian morinaga dapatkan secara gratis 1 set towel dan kelipatannya yang berlaku.

Untuk popok bayi bermerk Mamy Poko ukuran standar M34, promo special dari harga yang 60 ribuan menjadi 56 ribuan. Tidak ketinggalan untuk pembelian susu ibu hamil Prenagen Mommy akan mendapatkan 1mug cantik beserta tutupnya.

Mari berbelanja di KPD belanja puas harga pas. Belanja di KPD sekaligus mendorong gerakan koperasi di Kalimantan Tengah.

Sumber tulisan dan foto: Cici, KPD Rajawali Kalteng.

Peluang Usaha Gampang Bagi Perempuan Produktif di 2017

Written By rokhmond onasis on Wednesday, January 11, 2017 | 7:34:00 PM

Tidak sedikit peluang usaha yang sebenarnya ada disekitar kita selalu saja kita abaikan. Bersama beraneka ragam argumen kita menolak utk jadi berhasil sedini kemungkinan secara jadi entrepreneur. Tetapi tahukah kamu di tahun 2017 akan datang, bakal makin tidak sedikit peluang usaha yang sanggup kita ambil. Wanita maupun lelaki mempunyai peluang yang sama buat jadi seseorang pengusaha yang berhasil. Mereka mempunyai peluang yang sama besar nya utk berhasil berbisnis baik online ataupun offline.

Nah, seandainya modal dan keahlian jadi salah satu gangguan, sehingga peluang usaha berikut ini yang pas dijadikan jalan utk berhasil berbisnis di th 2017. Bagi perempuan produktif, pasti peluang usaha ini bakal makin menjadikan mereka bersemangat untuk mencobanya.

1. Usaha Kuliner atau Catering

Perempuan jadi makhluk yang tak mampu dipisahkan dari aktivitas yang satu ini. Memasak dan menjadikan bermacam kategori makanan bukan cuma keharusan yang dikerjakan oleh ibu hunian tangga. Bahkan memasak dan menjadikan makanan telah jadi hobi sebahagian gede perempuan. Dari hobi inilah siapapun dapat menjadikannya peluang buat usaha.

Terhubung bisnis kuliner atau catering benar-benar mempunyai tidak sedikit pesaing, namun peluang utk berhasil di sektor ini serta tetap amat sangat memungkinkan. Terkecuali dikarenakan tiap-tiap orang yang perlu makanan tiap-tiap harinya, usaha ini pun memberikan tidak sedikit peluang kerja bagi orang lain.

Nah, bagi Kamu yang mempunyai keahlian memasak, mampu menjadikan usaha ini yang merupakan peluang utk berhasil jadi entrepreneur. Kamu mampu membuka satu buah cafe atau hunian makan, atau menjadikan beragam type makanan atau kue yang unik. Dgn keunikan melanjutkan banyak hal yang membedakan usaha Kamu bersama usaha yang lain, dipastikan usaha katering atau kuliner Kamu bakal makin berkembang.

2. Bisnis laundry

Terkecuali makanan, salah satu kepentingan pokok manusia yang lain yaitu baju. dimasa yang serba praktis ini telah tidak sedikit menjamur jasa laundry. Lebih-lebih seperti di daerah dekat pemukiman padat masyarakat, kost-kostan, perumahan, lain sebagainya. Nah apabila Kamu mempunyai dana yang mencukupi utk menjalankan usaha ini. Kamu mampu menjalankan bisnis laundry ini. Dgn membeli sekian banyak peralatan seperti mesin cuci, setrika hingga memakai 1 tenaga kerja, Kamu mampu menjalankan bisnis laundry ini.

3. Bisnis kontrakan atau kost

Searah dgn bisnis laundry yang Kamu melakukan, bisa jadi ada di seputar Kamu yang serta sedang menjalankan bisnis hunian kontrakan atau kost. Bagi Kamu yang berada di daerah dekat dgn universitas atau perkantoran, sanggup membangun suatu lokasi di mana dapat dipakai utk kost atau hunian kontrakan. jika memiliki modal yang cukup, Kamu mampu menjalankan usaha dan mendapatkan hasil yang lebih dari modal awal.

4. Usaha Bidang Jasa

Apabila Kamu benar-benar tak mempunyai modal buat menjalankan suatu usaha bersama memproduksi atau menaruh barang di rumah hunian, Kamu mampu menjalankan usaha di sektor jasa. Sejak Mulai dari jasa merias, les private s/d jasa posting. Kamu dapat menjalankan dari hunian. Dgn berbekal koneksi internet, bahkan Kamu sanggup bekerja & mempunyai bisnis Kamu sendiri. Ditambah sedikit keterampilan, Kamu dapat gampang menjalankan usaha di bagian jasa ini.

5. Terhubung Toko Online

Sekian Banyak tahunbelakangan ini lapak online amat sangat hangat dibicarakan, bahkan telah jadi pola hidup warga di Indonesia. Mengaku tak mempunyai tidak sedikit saat buat belanja, sebahagian umumnya orang pilih utk membelanjakan uang mereka di toko online. Begitupun bersama pembisnis yang menjalankan usaha online. Mereka condong tak mempunyai modal cukup ketika mau membuka toko atau menyewa ruang di suatu mall. Mereka lebih memilih memanfaatkan sosial media, situs toko online dan fasilitas promosi online yang lain utk berjualan. Bahkan tiap-tiap pengusaha online tak usah lagi menumpuk stok barang mereka.

Sebenarnya sebelum masuk ke tahun 2017, Kamu harus mempersiapkan rencana atau konsep usaha di thn ini. Di akhir ini mampu sejak mulai menyusun apa saja yang dapat Kamu kerjakan & Kamu melakukan di thn 2017. Termasuk Juga mendirikan dan mengembangkan satu buah usaha.

Bagi pemula atau pemilik usaha mikro, ada baiknya konsisten terus menerus megupdate ilmu dan wawasan tentang usaha dan dunia online. Karena keduanya di era ini tak mampu dipisahkan. Keduanya saling berhubungan dan mesti searah. usaha tidak dengan teknologi tak akan bisa berkembang, begitu pun teknologi jika tidak sertai wawasan usaha tak akan membuahkan hasil.

Sumber berita dan foto: http://www.investasijutawan.com

CU dan KPD Libur Akhir Tahun

Written By rokhmond onasis on Saturday, December 24, 2016 | 6:16:00 AM

Memasuki libur Natal 2016 dan menjelang tahun baru 2017, Kopdit CU Betang Asi menutup pelayanan sementara.

Berdasarkan surat yang ditandatangani oleh GM, Ethos, HL tertanggal 2 Desember 2016 untuk perayaan Natal semua kantor tempat pelayanan tutup dari tanggal 22 hingga 27 Desember 2016. Kantor akan buka pada tanggal 28 hingga 30 Desember 2016.

Sedangkan untuk tahun baru kantor akan tutup pada tanggal 31 Desember 2016 dan buka kembali pada 3 Januari 2017. Untuk anggota yang akan melakukan pembayaran pada waktu libur akan di permudah dengan melakukan setoran via ATM bank. Informasi lebih jelas dapat dilihat di kantor pelayanan kantor pusat.

Sebagai mitra CU,  KPD Kalteng juga pada tanggal 24 Desember hingga 28 Desember 2016 pagi akan tutup. Namun pada 28 Desember 2016 pukul 14.OO WIB, akan dibuka untuk pelanggan KPD. Mari belanja di KPD Kalteng, pilihan cerdas belanja puas.

Sumber gambar: https://thumbs.dreamstime.com

Jadwal RAT 2017

Written By rokhmond onasis on Thursday, December 15, 2016 | 11:08:00 PM

“Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam CU; Rapat Anggota diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun”

Itulah salah satu pasal yang ada di Anggaran Dasar (AD) Kopdit CU Betang Asi. Bunyi pasal berikutnya adalah mengatur hak suara dalam rapat anggota.  Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dalam rangka pengurus mempertanggungjawabkan pengelolaan organisasi dan usaha kopdit kepada anggota.

Anggota dewasa sejatinya berpartisipasi aktif menghadiri, mendengar, mengkritisi dan bertanya terhadap kinerja pengurus. Hal yang sama juga di lakukan pada kinerja pengawas. Berikut jadwal RAT Kopdit CU Betang Asi untuk tahun 2017:




Informasi mengenai jam dan tempat yang lebih rinci, anggota dapat mendatangi kantor pelayanan terdekat. Menariknya, di tahun ini panitia akan menyediakan doorprize bagi anggota yang hadir.

Sumber gambar: http://af-neworleans.org

Betang Asi Lakukan Pra BP

Written By rokhmond onasis on Monday, November 14, 2016 | 11:08:00 PM

Monitoring Dilakukan Secara Estafet


Orang bijak bertutur, jika kita sudah melakukan perencanaan, maka 50% pekerjaan yang kita lakukan sudah berhasil.

Penuturan ini sejalan dengan yang dilakukan Kopdit CU Betang Asi. Terhitung sejak tanggal 7-17 Nopember di akhir tahun ini, berkomitmen melakukan pra Business Plan (BP) yang lebih di kenal dengan perencanaan bisnis untuk tahun 2017.

Kegiatan selama 10 hari ini di lakukan secara estafet di masing-masing tempat pelayanan. Terbagi dalam beberapa tim, manajemen dan pengurus melakukan kunjungan di 11 titik pelayanan kopdit CU Betang Asi.

Monitoring akhir tahun yang mesti dilakukan sebagai tugas pengurus, berjalan bersamaan dengan kegiatan ini. Keterlibatan semua pengurus yang tercatat melakukan monitoring yaitu Ambu Naptamis, Gregorius Doni Senun, Bambang Mantikei, F.X Manesa, Karna Sophia Sihombing,  Dominggus Neves, Sewantapuja, Julius Langkah dan Gimmak Bulinga. Sedangkan dalam pelaksanaan pra perencanaan bisnis di tahun 2017 dipimpin langsung oleh manajemen yaitu Ethos H. Lidin, Leani, Andika Harianto dan Yohanes Changking.

Tempat pelaksanaan dimulai dari wilayah pelayanan terluar dari Kopdit CU Betang Asi yaitu Tumbang Sangai. Dilanjutkan ke Sepang Kota, Pulang Pisau, Kasongan, Kuala Kurun, Tumbang Malahoi, Kuala Kapuas, Pujon, Telok dan diakhiri di kantor pusat Palangka Raya. Dari pantauan di lapangan, khusus TP Batuah Marajaki melakukan kegiatannya di aula kantor pusat Palangka Raya.

Kegiatan ini sebagai penjajakan awal dan pelibatan secara mendalam kolektor dan aktivis yang diundang. “Ini akan menjadi model baru bagi Kopdit CU Betang Asi sehingga sejak awal keterlibatan kolektor, aktivis dan penggiat CU untuk keberlangsungan kopdit CU Betang asi,” kata Gregorius kepada penulis.

Pra BP dan Monev TP BM

“Kami memilih untuk tempat di aula kantor pusat, Palangka Raya sehingga peserta dapat merasakan kepemilikan bersama,” ungkap Esti Vetra Kasih, Manajer Tempat Pelayanan Batuah Marajaki (TP BM) kepada penulis saat ditemui pada (14/11) di Palangka Raya.

Esti panggilan akrabnya menambahkan bahwa di Petuk Liti dan Timpah belum ada ruangan yang cukup representative sehingga panitia memilih di Palangka Raya yang tetap mudah di jangkau peserta.

Transparansi program kerja dan target pencapaian di tahun 2017 menjadi titik tolak pelaksanaan kegiatan yang dilakukan selama ½ hari pada Senin lalu, ungkap perempuan beranak satu ini. Semua aktivis dan kolektor yang ada di wilayah TB BM duduk bersama, sehingga penyusunan sejak awal di libatkan. Diharapkan persiapan dan pelaksanaan program yang akan dilaksanakan pada tahun buku 2017 bisa berjalan baik.

Ada 19 orang yang hadir dalam kegiatan. Walaupun panitia telah mengundang 28 orang, namun beberapa peserta berhalangan hadir karena ada acara keluarga yaitu pernikahan keluarga mereka di kampung.

Monitoring dan evaluasi di pandu oleh pengurus yang ditunjuk yaitu Gregorius Doni Senun dan Karna Sophia Sihombing. Sedangkan Pra BP di pandu Leani Deputy GM, Leani yang berpasangan dengan pengurus yang hadir. Sejumlah kolektor yang hadir pada acara ini yaitu Sulang Enus dari Bahu Palawa; Yuhani dari Pamarunan; Uan dari Balukon; Nadie A .Gasan dari Parahangan; Latih dari Manen Panduran; Jemi Y. Dasi dari Manen Kaleka; Idoe dari Lawang Uru; Muliadi B.Ganti dari Hanua; Mahing U.Ranying dari Lahei Mangkutub; Sadie F. Mahin dari Tumbang Muroi; Bener I. Daniel dari Aruk; Hernalisa Gaman dari Tumbang Randang; Heriyudi Tindun dari Petak Puti.

Adapun kolektor yang tidak hadir berasal dari kampung Bukit Bamba, Lawang Kamah, Lungkuh Layang, Danau Pantau dan Batapah. Namun, aktivis dari Bukit Liti, Duyan J. Anggen; dari Bahu Palawa, Yoprin dan Lilis Hastari; dari Lahei Mangkutub, Fiter Boy; dari Bukit Liti, Heri Tuah; dari Sei Gawing Boyanto, hadir dan berkomitmen mengikuti kegiatan hingga selesai. Kampung Tuwung, dan Lawang Uru tidak mengirimkan perwakilan dalam pertemuan ini.

Dalam salah satu diskusi yang mengemuka adalah akan turunnya jasa simpanan produk unggulan di Kopdit CU Betang Asi di tahun 2017 ke depan. Tentu pertimbangan yang matang di jalankan semua pengambil keputusan sehingga hasil final yang akan diputuskan bersama dapat diterima semua anggota.

Kegiatan yang dilakukan dari pukul 9 pagi sampai 5 sore ini menghasilkan beberapa catatan terkait turunnya balas jasa pinjaman hingga 1,5%, balas jasa simpanan hingga 12%. Juga terungkap adanya pertumbuhan anggota yang tidak ideal dari analisa PEARLS sehingga mesti di jalankan strategi jitu pada tahun 2017 mendatang.

Sumber Berita: Rokhmond Onasis; Sumber Foto: Kopdit CU Betang Asi

Pelatihan CO Bagi Gerakan CU

Written By rokhmond onasis on Wednesday, October 26, 2016 | 5:44:00 PM

Tidak kurang dari 60 orang terlibat aktif di salah satu sudut kota Pontianak, jalan Gusti Hamzah. Sekelompok orang ini berkumpul bersama untuk mendapatkan ilmu dan praktek mengenai pengorganisasian komunitas yang di pusatkan di Wisma Marie Josef. Tempat ini sering disebut Wisma KFS Pontianak.

Pelatihan di pandu oleh bagian pendidikan dari Pusat Koperasi Kredit Badan Koordinasi  Credit Union Kalimantan (Puskopdit BKCUK) dengan fasilitator yang sudah pengalaman di bidang pengorganisasian komunitas.

Acara bertajuk Community Organizer (CO) Training  dilaksanakan selama 3 hari (6-8/10) lalu. Kopdit CU Betang Asi yang termasuk dalam jaringan BKCUK diwakili oleh 6 orang yang mewakili beberapa Tempat Pelayanan (TP) yaitu Yupersi, Andri, Wayan, Asep, Yoyo dan Saluh. Pengurus di wakili oleh Gregorius Doni Senun.

Pelatihan ini meninggalkan catatan tersendiri dari Yupersi yang diceritakan kepada penulis saat ditemui di kantor TP Batuah Marajaki, Petuk Liti, Pulang Pisau pada (21/10) ia merasa senang mengikutinya, terutama pada hari ke-3.

“Di hari ketiga kami di berikan materi oleh fasilitator mengenai peluang usaha masyarakat. Sejak pagi mulai pukul delapan hingga lima sore. Di hari sebelumnya kami lebih banyak berdiskusi terkait apa itu community organizer” jelasnya.

Dari informasi yang dikumpulkan penulis peserta berasal dari pengurus, pengawas, manajemen BKCUK. Juga, CU-CU yang mengirimkan utusannya untuk mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Asep Nanda P dari Yayasan Satunama, Yogyakarta.

Pada hari pertama fasilitator mengajak peserta untuk perkenalan, menggali harapan dan kekuatiran, di kenalkan alur proses pelatihan, kesepakatan kontrak belajar dan melakukan pre test dilanjutkan materi terkait Hak Asasi Manusia (HAM) dari bidang Ekonomi Sosial dan Budaya (EKOSOB).

Lebih rinci Asep menekankan manusia & perjuangan pemajuan hak asasinya; prinsip & mekanisme kerja komite hak EKOSOB PBB Unit; isi konvenan internasional tentang hak EKOSOB dan kewajiban negara  tentang hak EKOSOB.

Sedangkan dihari kedua, peserta diajak untuk mengenal analisis sosial untuk mengenal masyarakat dan menelaah prinsip-prinsip ansos. Selanjutnya, materi sampai pada arti dan makna dari CO; mengenali akar ketidakadilan di masyarakat; konsep & prinsip-prinsip CO; strategi & teknik pengorganisasian masyarakat dan menata organisasi & membangun sistem bagi keberlanjutan organisasi rakyat.

Di hari ketiga peserta diajak untuk memahami livelihood & perencanaan yang berkaitan dengan pengenalan konsep & definisi livelihood; kerangka livelihood; panduan proses fasilitator; tools & skills sustainablelity livelihood dan membuat perencanaan.

Di akhir pelatihan peserta diajak untuk membuat penelitian kecil kepada anggota dengan menjawab,usaha apa yang sudah ditekuni?. Mengapa tidak bisa berjalan? Jawaban dari hasil penelitian dapat diputuskan untuk menjalankan usaha tersebut.

Yupersi menyampaikan bahwa fasilitator lebih banyak diskusi dengan peserta. Padahal, salah satu keinginannya usai mengikuti pelatihan ini untuk berbagi pengalaman mengelola suatu kelompok dan membentuk suatu usaha sehingga berhasil.

Saat sekarang pria berambut ikal ini menjadi pendamping pada kelompok budidaya ayam petelur dan ia sudah mengunjungi tempat budidaya tersebut dan berminat untuk mengembangkannya. Ia sudah melakukan sosialisasi di desa Pamarunan, Pulang Pisau. Pembentukan kelompok akan dicoba dengan melakukan penggalian apa usaha mereka, kendala apa, sebab akibat yang ditimbulkan serta modal yang diperlukan.

Catatan menarik dari Yupersi berikutnya, terlalu banyak waktu untuk penggalian ansos, sehingga materi yang ditunggu-tunggu pada hari ketiga terasa sedikit waktunya. Padahal sejak hari pertama peserta pelatihan sangat bersemangat.

Lantas apakah seorang organizer yang mempunyai ilmu dan ketrampilan memfasilitasi, pembentukan organisasi rakyat dan mampu menganalisa potensi-potensi yang ada di masyarakat bisa di ciptakan?

Pertanyaan ini mesti dijawab oleh peserta pelatihan. Tentu syarat-syarat pengorganisasian sudah dipenuhi yaitu memihak rakyat jelata, memiliki empati terhadap permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat, memiliki kematangan dan kedewasaan yang dapat diandalkan, tulus, ikhlas, jujur, berani dan memiliki komitmen yang tinggi, kreatif dalam segala hal pemecahan masalah. Tidak kalah penting, pengorganisir harus berintegrasi dengan kelompok/ komunitas secara terus menerus.

Semoga hasil pelatihan selama 3 hari diwujudkan dengan aksi nyata peserta menciptakan peluang usaha bagi anggota CU. Sehingga, mendapatkan penghasilan tambahan. Usaha baru ini mesti ramah lingkungan (juga) sosial.

Sumber tulisan: Rokhmond Onasis; Sumber foto: PUSKOPDIT BKCUK.

TP TBS dan BM Lakukan Kunjungan Usaha Produktif

Written By rokhmond onasis on Tuesday, October 25, 2016 | 6:39:00 PM

Ketika ada dua Tempat Pelayanan (TP) Kopdit CU Betang Asi bersama melakukan kunjungan ke tempat usaha produktif tentu menarik. Ada alasan dan tujuan yang mesti di lakukan untuk kemajuan anggota.

Baru-baru ini pada (7/10) lalu Kopdit CU Betang Asi TP. Tahasak Batu Sepan (TBS), Pujon dan TP Batuah Marajaki (BM), Petuk Liti. Rombongan yang dikoordinir oleh manajemen dari ke dua TP yaitu Junaedi  dari TP TBS dan Esti Vetra Kasih dari TP BM.

Ada 43 orang yang mengikuti kunjungan ini. Semuanya tentu anggota kopdit CU Betang Asi, 30 Orang dari TP.TBS dan 13 orang dari TP BM.  Kesemuanya sudah memiliki usaha produktif .

“Tujuan dari kegiatan ini adalah anggota dapat menangkap dan memanfaatkan peluang–peluang usaha yang ada di sekitarnya, dan dapat mulai membangun usaha baru yang sifatnya berkelanjutan dan mudah dilakukan ,” jelas Junaedi.

Manajer muda ini menambahkan, usaha produktif yang dilakukan tidak hanya mengandalkan satu jenis usaha yang ada apalagi yang sifatnya tidak dapat di perbaharui. Sehingga rombongan diajak ke 2 tempat percontohan usaha produktif sudah berhasil dan ramah lingkungan.

Usaha produktif yang dipilih adalah budidaya ayam petelur dan ikan. Pengelola dari usaha ayam petelur adalah Romo Subandie, penasehat dari kopdit CU Betang Asi. Lokasi budidaya ayam petelur ini ada di desa Pilang, Pulang Pisau.

Dalam penjelasan yang disampaikan Romo Bandi kepada rombongan pentingnya untuk pemilihan jenis bibit, pakan, air, sanitasi cahaya dan sirkulasi udara. Romo yang memiliki 500 ekor ayam petelur ini menekankan pemasaran dari hasil telur ini mudah. Bicara kualitas, masyarakat lebih senang karena telur tersebut baru di produksi. Sebagai makanan pengganti daging telur selalu dicari masyarakat hampir setiap hari. Serta untuk pembuatan bahan campuran pembuatan kue, roti dan makanan ringan lainnya.

Terkait modal awal, usaha ayam petelur ini tidak memakan biaya mahal. Untuk pembuatan kandang kita bisa memanfaatkan jenis kayu dan bambu yang ada disekitar kampung. Belum lagi pendapatan tambahan dari usaha ini mencapai rata-rata 7 hingga 8 juta per bulan dari hasil  penjualan telur ayam.

Selain telur, manfaat lain anggota bisa menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk bagi semua jenis tanaman sayuran, lombok dan buah-buahan seperti yang rombongan temui di sekeliling kandang saat itu. Tanaman jagung yang ditanam disekitar kandang atau lahan yang kosong. Apabila panen, buah jagung tersebut bisa dimanfaatkan untuk salah satu campuran jenis bahan pembuatan pakan ternak ayam.

Usaha produktif kedua yang tidak kalah menarik adalah budidaya ikan. Usaha ini di kelola oleh “KAMETAK” yang ada di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. KAMETAK adalah nama salah satu usaha kelompok yang sudah berjalan dan merupakan kelompok binaan Kopdit CU Betang Asi.

Rombongan diajak untuk melihat 8 kolam. Dari penjelasan Damianus Kartiman, pemilik kolam anggota dapat melakukan panen 2 kolam dalam setiap 2 bulan dan bisa mendapatkan hasil panen ikan jenis Patin dalam kurun waktu 6–7 bulan masa produksi. Dari ukuran kolam 10x30 meter berkapasitas antara 4.000 – 5.000 ekor bibit ikan dapat menghasilkan keuntungan bersih rata-rata 8–9 juta rupiah per kolam.

Dalam penjelasannya Damianus menekankan pentingnya pemilihan jenis bibit ikan yang di pelihara, jenis/ pemberian pakan, PH air dan Kandungan zat dalam air.  Sehingga berdampak pada hasil panen yang bagus dan pemasaran ikan juga mudah.

Dari kunjungan yang dilakukan selama ½ hari tersebut manfaat lain yang dirasakan anggota adalah mereka membuat jaringan keterikatan pemanfaatan dari usaha tersebut. Salah satunya adalah membuka pemasaran ke daerah–daerah atau ke sesama anggota CU yang membutuhkan.

 “Kami berharap, semangat dan jiwa membangun usaha produktif Anggota CU dapat tumbuh, sehingga bisa membangun pendapatan baru bagi keluarga dengan cara baru yang lebih ringan tanpa harus bekerja keras tetapi bekerja cerdas,” pungkas Junaedi.

Sumber foto dan tulisan: Manajer TP TBS.

Anggota Per 31 Februari 2017

No
Kantor
Jumlah Anggota
1
TP KP
15.392
2
TP BS
3.907
3
TP BL
2.893
4
TP PHS
3.213
5
TP BB
5.296
6
TP PH
3.200
7
TP BM
3.218
8
TP TBS
2.020
Total CU Betang Asi
39.139

Jadwal Pendidikan Maret 2017

Hari / Tanggal

Jenis Pendidikan

Peserta Minimal

Jumat-Sabtu,
3-4 Maret 2017

Pendidikan CU
(Wajib 1)

25 orang

Jumat-Sabtu,
10-11 Maret 2017

Pendidikan CU
(Wajib 1)

25 orang

Jumat-Sabtu,
17-18 Maret 2017

Pendidikan CU
(Wajib 1)

25 orang

Jumat-Sabtu,
17-18 Maret 2017

Pendidikan Financial Literacy
(Wajib 2)

20 orang

Jumat-Sabtu,
24-25 Maret 2017

Pendidikan CU
(Wajib 1)

25 orang

Informasi lebih jelas, hubungi TP terdekat.

Featured Post

Peluang Usaha Gampang Bagi Perempuan Produktif di 2017

Tidak sedikit peluang usaha yang sebenarnya ada disekitar kita selalu saja kita abaikan. Bersama beraneka ragam argumen kita menolak utk j...

Statistik

  • Jumlah Posting
  • Jumlah Commentar
  • Total Pengunjung