Selamat Datang!

MYFO bagi CU Betang Asi

Tiga puluh peserta terpantau tekun dan serius dalam mengisi formulir yang di berikan oleh fasilitator pelatihan. Formulir apakah itu?. Pelatihan apa yang diikuti mereka?. Pertanyaan ini berputar-putar dalam benak penulis.

Selama tiga hari pelatihan dilaksanakan. Sejak hari pertama formulir mesti diisi dengan cermat oleh peserta, dimulai dengan mengisi pre test dan berlanjut mengisi formulir hingga hari ketiga dan diakhiri mengisi post test dan mengikrarkan komitmen bersama setelah menyelesaikan 11 item materi. Senin- Rabu, 10- 12 September 2018. Pelatihan ini berjudul ‘Managing Yourself For Others (MYFO)’. Kunci yang ditawarkan MYFO adalah setiap orang harus mampu mengenali diri dan mengaturnya.

Dipusatkan di aula pertemuan lantai-3 kantor pusat Kopdit CU Betang Asi, Palangka Raya. Momentum pelatihan ini sungguh tepat karena semua peserta yang mengikutinya di ajak untuk refleksi dan aksi. Kemajuan suatu lembaga tentu berawal dari kemajuan individu yang menjalankan lembaga itu secara efektif.

Proses pelatihan memadukan konsep retret bagi semua peserta. Perenungan diri (baca refleksi) apa yang telah terjadi dimasa lampau, dan apa yang akan (dibuat) terjadi untuk masa mendatang.
Pelatihan tiga hari ini menghabiskan waktu dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Formulir yang diisi  peserta mencakup semua pengembangan diri dan pengaruhnya bagi orang lain. Pentingnya komitmen dan menjalankannya itu yang ditekankan oleh fasilitator pelatihan. Ambu Naptamis sebagai ketua pengurus kopdit CU Betang Asi dan Leani sebagai deputy GM Kopdit CU Betang Asi sebagai fasilitator. Keduanya merupakan alumni angkatan I dari pelatihan yang sama ketika di fasilitasi oleh Romo Fredy pada 22-25 Juni 2018 lalu di Surabaya untuk kalangan peserta BKCU Kalimantan.

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini dari jajaran pengurus, pengawas, manajer bidang/ TP, Auditor Internal dan kepala TPK. Dari pengurus: Yulius Langkah, Sewantapuja, F.X Manesa, Karna Sophia Simbolon, Gimmak Bulinga, Lelo Sintani dan Damianus Kartiman. Dari pengawas hanya terpantau Talitakumi.

Dari manajemen: Andika Harianto, Ensy Veronika, Yosi Monalisa, Yahya, Yepta Diharja, Estie Vetra Kasih, Ezra Mardoni Lewi, Junaedi, Sylvester Suanda, Arpiano Udasco, Valentinus Jeghau, Harti Rayani, Elkae, Erikson, Shiawan Etora, Erwin Harefa, Herie U. Daud, Navila, Solbimar Karau, Eni Wati Estuti dan Ellia Sujiyono.

Materi yang di terima peserta yaitu, pembukaan dan gagasan MYFO, fokus diri, wawasan diri, tujuan hidup, nilai-nilai utama hidup, visi hidup, hambatan, sasaran hidup, strategi-strategi, rencana tindakan dan implementasi.

“Kami mengajak peserta di akhir pelatihan untuk berkomitmen sungguh-sungguh menerapkan refleksi yang dilakukan dalam wujud aksi sehingga kita berdampak bagi sesama,” tutup Leani kepada penulis.

Sumber foto: Yepta Diharja (FB); Sumber Tulisan: Rokhmond Onasis


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Wednesday, September 12, 2018
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved