Selamat Datang!

Pelatihan TOT Fasilitator Pendidikan CU

 “Terciptanya fasilitator baru yang mampu membuat inovasi mengikuti perubahan adalah output pelatihan kali ini”

Itulah ungkapan yang disampaikan Ambu Naptamis, kepada penulis pada Kamis, 12 Oktober 2017 baru-baru ini. Ia mengatakan pada hari pertama pelatihan Training of Trainer (TOT) Fasilitator Pendidikan Credit Union (CU), di Palangka Raya.

Selama 3 hari, 12-14 Oktober 2017 di aula lantai-3 kantor pusat kopdit CU Betang Asi, TOT dipusatkan. Sebagai ketua pengurus CU, Ambu sudah lebih dari 14 tahun menggeluti gerakan CU. Berlatar belakang pendidikan hukum dan pegiat di organisasi non pemerintah (Ornop), menjadikan Ambu matang dalam memfasilitasi dan kaya akan pengalaman di lapangan.

Sebelum dimulai acara pelatihan, acara dibuka secara resmi oleh Ethos selaku GM. Dalam sambutannya Ethos menerangkan bahwa ada 20 orang yang mengikuti pelatihan TOT. Awalnya dulu pendidikan CU di sebut pendidikan dasar. Mengacu pada 22 item yang dikeluarkan oleh ACCU terkait pengembangan kapasitas dan pengurus, manajemen menjadi dasar sehingga pelatihan ini mesti dilakukan.

Sejenak, Ethos mengenang saat awal memfasilitasi pendidikan CU pada tahun 2003-2004. Ia mengatakan ketika dulu ada 7 orang fasilitator, kita main kroyok untuk masing-masing materi, bahkan terkadang ada perdebatan antara fasilitator. Ini menjadi dinamika tersendiri.

Saat Ambu membuka sesi harapan peserta pelatihan, terungkap bahwa peningkatan kapasitas diri, pengalaman, menambah wawasan menjadi fasilitator yang baik dan memberikan pelayanan bagi diri sendiri dan anggota. Kalimat-kalimat ini menjadi kata kunci yang di harapkan terpenuhi usai pelatihan.

Informasi yang dihimpun dari panitia pelatihan, Curtina di dapatkan peserta berjumlah 20 orang yang diutus dari staf, pengurus, pengawas dan pegiat CU. Hari terakhir (14/10) waktu untuk simulasi memfasilitasi di berikan oleh fasilitator. Ada yang diberi kesempatan sendiri ataupun tandem (berpasangan). Peserta diberikan pilihan untuk membawakan materi Analisis Sosial; Perubahan Pola Pikir; Filosofi Gerakan dan Pengenalan CU.

Sebagai penguat wawasan para peserta selain di hari pertama diberikan teori terkait materi-materi di pendidikan CU, di hari kedua juga di sampaikan materi public speaking sebagai bekal. Sejak pukul 8.30 pagi hingga 4.30 sore di hari ketiga semuanya di praktekkan. Sayangnya beberapa teknik dalam memfasilitasi kurang tergali karena manajemen waktu yang tidak akurat. Demikian juga untuk peserta, ada beberapa yang belum mendapatkan dasar-dasar pelatihan yang mendukung sebelum di berikan TOT.

Namun, hal positif dari pelatihan kali ini adanya silang informasi yang saling memberikan masukan dan menguatkan dalam menjadi fasilitator pendidikan CU yang mampu membawa perubahan.

Keterangan Foto: Suasana saat pelatihan

Sumber foto dan sumber berita: Rokhmond Onasis.



Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, October 16, 2017
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved