Selamat Datang!

KPD Laksanakan RAT Tepat Waktu

“Saya menyampaikan terima kasih karena KPD sudah melaksanakan RAT. Ini masih dalam periode tepat waktu sampai bulan Maret. Pelaksanaan RAT melambangkan pengelolaan lembaga yang baik”

Itulah sambutan yang disampaikan oleh Ranaiyati, SH dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Tengah pada Jumat (17/2) lalu. Dalam sambutannya mewakili kepala dinas ia menyampaikan permohonan maaf karena kepala dinas dinas UMKM tidak dapat menghadiri kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Ranaiyati juga menyampaikan bahwa, dari jumlah anggota Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Kalteng sebanyak 262 orang, seyogyanya sesuai UU kehadiran anggota adalah 50%. Partisipasi anggota ini menjadi catatan. Informasi yang disampaikannya diketahui bahwa dari jumlah koperasi per 31 Desember 2017 ada 3.269 unit. Ada 6 koperasi yang sudah melaksananakan RAT hingga Februari 2017.

RAT yang dipusatkan di aula Kopdit CU Betang Asi jalan Tjilik Riwut km-1,5 Palangka Raya dimulai pada pukul pukul 08.59 pagi. Sebelum disampaikan sambutan oleh ketua panitia RAT, Gupri Samuel Herdison. Peserta di ajak oleh Desi sebagai pemandu acara menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam laporannya Gupri menyebutkan panitia dibentuk pada 1 Februari 2017 dengan SK dari pengurus, dilanjutkan rapat-rapat. Total biaya ada 24 juta lebih untuk pelaksanaan acara sejak pagi sampai sore. Panitia telah menyebarkan 100 undangan. Namun, kehadiran dan partisipasi anggota masih minim.

Selanjutnya dalam sambutan dari ketua pengurus KPD Kalteng periode 2016- 2019, Ambu Naptamis mengungkapkan bahwa KPD masih dalam masa recovery sampai tahun 2018. “Kami dikritik karena rangkap jabatan. Kami punya tanggung jawab moral setelah KPD RAT luar biasa 3 kali dan memberanikan diri KPD harus eksis dan harus maju,” jelasnya.

Dalam RAT tampak hadir unsur penasehat TT. Suling dan Tito Buhoy. Unsur pengawas Mariane Tinse, Edy D.Kari dan Elita. Berikutnya dari unsur pengurus Ambu Naptamis, FX.Manesa, Gregorius Doni Senun, Pitur L.Sanen dan Karna Sophia. Tampak juga 3 orang manajemen CU yang ikut membantu operasional KPD selama masa recovery yaitu Ethos H.L, Leani dan Yahya. Cici dari penanggung jawab KPD Swalayan Rajawali dan Tatau dari penanggung jawab KPD Swalayan Tilung ikut hadir.

Palu rapat dipegang oleh Ambu Naptamis sebagai pimpinan acara. Berbagai proses di lalui dengan kondusif terkait pengesahan agenda RAT, pembacaan berita acara RAT TB 2015, pengesahan jadwal RAT, pengesahan TATIB dan pengesahan kuorom.

Sayangnya kehadiran peserta RAT tahun ini kurang dari 100 orang. Kehadiran hanya mencapai 20,23%, yaitu 53 orang dari 262 anggota dewasa. Walaupun demikian mengacu dari AD/ART KPD Kalteng RAT tetap dapat di lanjutkan.

Jarum jam masih menunjukkan angka 10.12 pagi. Acara dilanjutkan untuk penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus KPD Kalteng. LPJ  dibacakan Goris sapaan Gregorius Doni Senun selaku sekretaris pengurus. Di lanjutkan kemudian Mariane Tinse membacakan Laporan Hasil Pengawasan (LHP).

Dalam sesi tanggapan terungkap bahwa dengan jumlah anggoat KPD sekarang hanya 262 orang, tidak terlihat berapa yang sudah keluar tidak masuk dalam LHP. Bagaimana status keanggotaan yang sudah meninggal dunia, apakah dialihkan ke ahli waris?. Pertanyaan ini di ajukan oleh Nataline kepada pengawas. Ia juga mengusulkan untuk membuka keanggotaan yang baru, ini harus diputuskan dalam RAT setidaknya di prioritaskan ke karyawan KPD.

Selaku pengurus Goris menjelaskan bahwa keanggotaan baru untuk anggota yang sudah meninggal, kesempatan dibuka kepada ahli waris (baca anggota keluarga). Goris juga mengatakan anggota baru difokuskan pada manajemen yang bekerja dan belum menjadi anggota KPD.

Terkait program kerja yang disampaikan dalam RAT diketahui bahwa pada tahun ini akan dibuka 2 gerai baru untuk melayani pelanggan setia KPD Swalayan. Mastuati menanyakan apakah ada tempat yang pasti pembukaan cabang baru. Penting juga untuk pembukaan area UMKM di KPD Tilung. Ia berharap peningkatan penjualan menjadi tujuan dalam program kerja di tahun 2017.

Pada tahun ini juga anggota KPD Kalteng berhak menerima balas jasa yang telah ditetapkan yaitu 8% per tahun. Anggota diharapkan dapat mengurus administrasi pengambilan balas jasa di KPD Tilung. Sumber uang berasal dari dana cadangan balas jasa simpanan berdasarkan persetujuan anggota.

Lewat tengah hari tepatnya pukul 14.48 sore, penanda-tanganan berita acara RAT Tahun Buku 2016 menjadi pertanda kegiatan menuju ke penghujung agenda. Perwakilan dan saksi dan pengurus, menandatangani berita acara oleh Hermanus, Tetep Umbing dan Ensy Veronika, Ambu dan Goris.

Acara yang berlangsung secara kekeluargaan ini di bertabur puluhan doorprize yang disediakan KPD Kalteng. Sebelum pulang peserta KPD diajak menyanyikan Mars KPD.

“Bersama … menyorakkan hiduplah bangsa Dayak, berdiri…, berlari…. meraih cita-cita!”

Itulah sekilas syair mars KPD yang menjadi penyemangat meraih cita-cita kesejahteraan anggota dan gerakan koperasi di Kalteng. Acara RAT berakhir tepat pukul 15.15 sore.

Keterangan foto: Ibu Ranaiyati, saat memberikan sambutan dan membuka RAT secara resmi (atas); panitia berfoto bersama usai kegiatan (bawah)

Sumber berita: Rokhmond Onasis; Sumber foto: https://www.facebook.com


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, February 20, 2017
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved