Selamat Datang!

164 Orang Ikuti Rekoleksi CU BESI

Sejak berdiri CU Betang Asi, 13 tahun lalu, sekaranglah waktunya untuk pelaksanaan rekoleksi. Sudah banyak yang dilewati lembaga ini dalam membangun, menata dan menyeimbangkan kerja dan pelayanan.

Adakah selama 13 tahun bekerja, makna spritualitas yang dibangun?. Apakah motivasi kerja dan pelayanan di CU masih kokoh?. Bagaimana hubungan dan relasi kerja antar personal  yang efektif baik pengurus, pengawas dan manajemen CU?. Apakah makna pekerjaan bagi manajemen CU?

Pertanyaan di atas terjawab sudah dalam kegiatan yang dipusatkan Eco Village – Tangkiling. Empat puluh kilometer dari Palangka Raya. Nilai-nilai yang akan didalami pada rekoleksi di pandu langsung oleh Pastor Lulus Widodo, Pr yang sekarang bertugas di Paroki Patas Barito Timur. Ia sangat berpengalaman dalam membimbing dan membawakan rekoleksi baik dilingkungan gereja Katolik maupun di luar gereja Katolik

Selama 2 hari pada 09-10 Juli 2016 lalu 164 peserta di ajak untuk melakukan rekoleksi yang merupakan salah satu proses untuk mengetahui pengalaman-pengalaman hidup dimasa lalu, untuk direnungkan kembali, dan dijadikan suatu pembelajaran untuk pengalaman dimasa yang akan datang. Proses ini biasanya dilakukan untuk pemulihan spiritual dari seseorang maupun untuk fisioterapi untuk menghilangkan trauma terhadap suatu kejadian tertentu.

Proses ini meliputi adanya pengasingan diri untuk menenangkan pikiran atau mencari ketenangan batin. Sehingga, rekoleksi juga merupakan salah satu cara untuk melatih hidup rohani dan menumbuhkan rasa ingin berubah menuju ke arah yang lebih baik.

Pastor Lulus sangat baik mengajak peserta melakukan pengasingan diri untuk menenangkan pikiran atau mencari ketenangan batin. Ia mendorong peserta untuk melatih kehidupan rohaninya dan menumbuhkan rasa ingin berubah menuju ke arah yang lebih baik. Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan pengalaman hidup yang dijalani menjadi pelajaran atau pedoman dalam proses pencarian jati diri sehingga hidupnya selalu penuh dengan semangat, menghasilkan ide yang kreatif dan kepastian arah hidup.

Kegiatan bertema ‘Mengembangkan  Spiritualitas Dalam Relasi Kerja Yang Seimbang’. Di gagas dan di kelola teknis pelaksanaannya oleh panitia Yohanes Changking, Silvester Suanda,Lili Veronika, Navila, Maria Fransiska, Sinatupang dan Jhonson Peri.

Sebagai pembimbing rohani yang sudah banyak makan asam garam pelayanan, Pastor Lulus Widodo, Pr menyampaikan materi: Perubahan dalam hidup, Spritualitas, Relasi kerja yang seimbang dan meditasi/ pemulihan. Suasana sangat mendukung di tempat kegiatan, jauh dari pusat keramaian kota, namun rekoleksi menjadi sangat menarik dan berkesan karena Pastor menyelingi permainan sulap dan game menarik. Ada satu nast Alkitab ditekankan Pastor, diambil dari Lukas 16:10 yaitu “Barang siapa setia dengan perkara kecil, maka ia setia juga dalam perkara besar dan barang siapa tidak setia pada perkara kecil, dia tidak setia pada perkara besar”.

Kegiatan malam hari juga  dilanjutkan dengan materi meditasi dan pemulihan. Peserta banyak yang mengeluarkan air mata dan sungguh terharu dengan iringan lagu dan ungkapan-ungkapan penggugah batin yang diucapkan Pastor.

Di pagi hari kedua senam dilakukan seluruh peserta dan dilanjutkan Misa bersama dipimpin Pastor. Sedangkan acara penutupan penampilan dari masing-masing TP/TPK turut memeriahkan acara ini. Hal yang menarik, TP Penyang Hatampung Malahoi menampilkan drama sejarah awal CU. Panitia juga melakukan penarikan undian doorprize.

Keterangan Foto: Beberapa peserta berfoto bersama usai kegiatan.

Sumber tulisan: Yohanes Changking dan Rokhmond Onasis.
Sumber Foto: Yohanes Changking.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Wednesday, July 20, 2016
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved