Selamat Datang!

KPD Rayakan HUT-12

Kemeriahan sangat terasa. Tawa, canda, tepuk tangan bahkan iringan musik elektone memecah keheningan sejenak di pemancingan kolam Anugerah hari ini (15/5). Tidak kurang dari 75 orang berkumpul bersama, duduk melingkar di pendopo beratap tak berdinding.

Hari Minggu menjadi hari yang dipilih panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Kalteng di Palangka Raya. Menurut Frida, ini menjadi salah satu rangkaian yang disiapkan oleh panitia.  Sehari sebelumnya (14/5) masing-masing swalayan KPD yang ada di jalan Tilung dan Rajawali melakukan acara tersendiri.

“Kami hari itu menggunakan baju adat Dayak. Budaya Dayak dapat ditonjolkan di swalayan yang teletak di jalan Tilung. Kami ingin berbeda dari yang lain,” terang Frida. Ketua panitia perayaan HUT 12 KPD menambahkan pengunjung (baca pembeli) juga merasa senang karena saat melakukan pembayaran di kasir,  pelanggan KPD mendapatkan bingkisan/ sovenir.

Salah seorang kasir yang sempat di temui penulis, Raya mengungkapkan bahwa, seorang pembeli mengatakan, kalau bisa setiap hari menggunakan baju Dayak. Menurutnya, baju yang dikenakan mereka disewakan sanggar tari yang ada di kota Palangka Raya.

Manajer KPD Tilung yang juga ada saat perayaan di kolam pemancingan mengatakan, mitra KPD ikut menyediakan sovenir tas belanja berisi piring dan gelas. Disinggung alasan pelayanan menggunakan baju Dayak, Tatau mengatakan ide itu muncul dari panitia perayaan.

“Ide itu muncul dari panitia HUT 12 KPD Kalteng yaitu menggunakan baju adat khas Dayak. Kami ingin berbeda dari yang lain. Tahun  lalu hanya kasir yang menggunakan baju adat khas Dayak. Sekarang tanggal 14 Mei 2016 semua staf dari posisi gudang, kasir dan pramuniaga menggunakan baju adat Dayak,” ungkap Tatau.

Demam ber-sefie-ria pun di lakoni pembeli. Beberapa pengunjung menyempatkan diri untuk berfoto bersama staf KPD Swalayan dengan baju Dayak yang mereka kenakan. Mereka semakin senang dengan KPD yang berbagi kebahagiaan pada HUT 12 dengan memberikan tas khas KPD.

“KPD bersinarlah terus bagai bintang-bintang”. Inilah salah satu mimpi yang dinyanyikan oleh 7 staf KPD Rajawali. Semuanya lelaki. Di iringi musik gitar oleh Sinci. Hano dan teman-temannya dengan suara lantang menyanyikan lagu bertema KPD Kalteng.

Tidak hanya menyanyi, staf KPD pun mengeluarkan kemampuan mereka dalam hal menari. Diiringi lagu “Maumere Ke Kota Ende” sepuluh orang yang dipimpin manajer KPD Rajawali, Cici menari dan tertawa gembira.

Acara perayaan di kolam pemancingan dipandu oleh Julianus dan Nova. Keduanya membawa acara sangat dinamis. Staf KPD diajak untuk berkenalan dan bermain yang  membutuhkan kerjasama tim. Terungkap dalam perkenalan ada staf yang sudah bekerja 12 tahun. Juga ada yang baru 1 minggu. Cici sebagai staf senior menceritakan mimpinya. Bersama KPD Kalteng ia berharap lebih besar. KPD menguasai wilayah Palangka Raya. Selain murah KPD Kalteng semakin standar. Punya orang Dayak yang wah dan murah.

Dalam rangkaian tiup lilin ulang tahun sekaligus memotong kue dilakukan Ambu Naptamis dan Ethos H.L. mereka mewakili pengurus dan manajemen yang turut hadir. Pendeta Atria yang diundang panitia di minta untuk memimpin ibadah pembukaan di pagi harinya.

Rangkaian acara di kolam pemancingan ini di akhiri dengan foto bersama seluruh staf, pengurus, pengawas yang hadir. Semoga KPD bisa semakin kompak, semakin berjaya dan menjalankan komunikasi yang efektif.

I Love KPD!

Sumber foto: Dokumen KPD Kalteng


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Sunday, May 15, 2016
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved