Selamat Datang!

TPPHS Laksanakan RAT TB 2015

Spanduk dominan warna merah menghiasi sejumlah sudut kota Pulang Pisau. Salah satunya ada di depan Aula Bappeda Komplek Perkantoran, jalan WAD. Duha Mantaren-1. Isi spanduk ini mengajak anggota Kopdit CU Betang Asi TP Penyang Hinje Simpei dapat menghadiri RAT (Rapat Anggota Tahunan) pada Sabtu, 16 Januari 2016.

Cuaca cerah mengawali acara RAT. Panas matahari cukup terik saat penulis memantau pelaksanaan RAT yang bertema “Anggota Menolong Anggota Untuk Memperkuat Pemberdayaan Komunitas”. RAT di buka secara resmi oleh Jhon Oktoberiman, Staf Ahli Bupati Pulang Pisau.

Aula yang di dominasi pelapis dinding warna hijau ini dipenuhi anggota yang antusias hadir untuk mendengarkan LPJ pengurus dan pengawas pada pelaksanaan Tahun Buku 2015. Tampak hadir Ethos H.L dari manajemen. Sedangkan dari pengurus di wakili oleh Gregorius Doni Senun dan dari pengawas, Tunjung Amel.

Memasuki pintu utama aula, anggota akan di sambut dengan penyajian hasil kegiatan anggota berupa kerajinan anyaman rotan. Sejumlah topi, tas, dompet, lawung dan lain-lain ditampilkan dengan variasi harga 100 ribu sampai 400 ribu. Disayap kiri pintu masuk juga terdapat foto kegiatan pemberdayaan komunitas peternak ikan dan sayuran. Beberapa ekor ikan tampak di masukkan di dalam aquarium yang disiapkan panitia.

Selain penyampaian LPJ, anggota juga mendapatkan pemaparan Manual Operasional (MO) Pengurus untuk Tahun Buku 2016. Penyampaian ringkasan Program Kerja di bacakan oleh Manejer TP PHS, Junaidi. Peserta yang hadir mencapai 223 orang saja. Padahal yang diundang sebanyak 2.932 orang. Persentase kuorum kehadiran peserta hanya sampai angka 1 digit, yaitu 8%.

Sejumlah peserta menanggapi paparan dari pengurus. Salah satunya Ratno Tuah dari kampung Sei Kayu. Ia mengupas iuran Solduka, penggunaan dana operasional yang tidak ada dalam program tahun sebelumnya tapi ada realisasinya, pengunaan dana RAT yang mencapai 100 juta mohon dapat disampaikan secara transparan.

Penurunan Balas Jasa Simpanan Duit Turus (DT) dari 14% ke 13% juga di tanyakan oleh Ebenhard Jaya. Ia meminta apa penyebab terjadinya penurunan ini, sehingga anggota menjadi tahu alasannya. Damianus Kartiman juga menanyakan terkait pendidikan wajib 1 dan 2. Ia juga menegaskan apakah MO sudah final atau belum, hingga pada RAT konsolidasi. Hasil dari RAT TP PHS akhirnya menghasilkan apa?.

Pendeta Eva, mengulas, jika Balas Jasa DT turun dapat diimbangi dengan balas jasa pinjaman yang juga diturunkan. Frans P. Kalasa juga menanyakan mengapa promosi undian berhadiah pada Tahun Buku 2016 ditiadakan?. Lainnya halnya dengan Pendeta Ranai yang menawarkan untuk tahun depan dapat diperbaiki, pembahasan dalam program kerja dapat di berikan waktu lebih banyak.

Acara yang dimulai pada pukul 8 pagi ini berakhir pada pukul 4.30 sore. Ditutup dengan pembacaan berita acara RAT dan nama-nama utusan peserta yang mengikuti pada RAT konsolidasi.

Sumber foto dan tulisan: Rokhmond Onasis


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Sunday, January 17, 2016
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved