Selamat Datang!

LDP dan KARSA Selenggarakan Lokakarya

Lembaga Dayak Panarung (LDP) Bekerjasama dengan Lingkar Pembaruan Perdesaan & Agraria  (KARSA) Jogyakarta mengadakan Lokakarya “Isu-Isu Kritis UU Desa No.6 Tahun 2014” dan Pelatihan “Perencanaan & Penganggaran yang Pro Perempuan dan Anak”.

Selama 3 hari dari tanggal 23 – 25 Maret 2015. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kecamatan Jabiren Raya, Desa Jabiren. Di hadiri perwakilan pemerintahan Desa dan perempuan dari Desa Jabiren, Pilang, Sakakajang & Garung kecamatan Jabiren Raya dan 1 desa Gohong dari kecamatan Kahayan Hilir kabupaten Pulang Pisau.

Sebanyak  70 orang hadir saat pembukaan. Sedangkan saat pelatihan selama 2 hari (24 – 25 Maret 2015) di hadiri sebanyak 35 orang yang pesertanya dikhususkan untuk  perempuan. Sedangkan untuk narasumber dan fasiltator yang berpengalaman di bidangnya langsung dari dari KARSA Jogyakarta seperti Drs. Widyo Hari Murdianto, M.Si, Farid Hadi Rachman, Drs., dipl. Ing., M.E, Paramita Iswari, ST. MA dan Ita Natalia, S.Hut.

Dalam lokakarya ini banyak disampaikan dan dibahas tentang perbedaan dan perubahan  UU No. 32/2004 – PP No. 72/2005  dan UU Desa No.6 Tahun 2014, dan persiapan untuk mendapatkan dana desa sesuai (PP No. 60/2015)  jadi setiap desa tidak sama yang diterima di sesuaikan dengan jumlah penduduk, luas wilayah, angka kemiskinan, dan tingkat  kesulitan geografis, diperkirakan dana desa akan turun bulan April 2015 kalau tidak ada kendala.

Dalam UU Desa tersebut terdapat beberapa implikasi untuk desa seperti, kedudukan desa semakin jelas dan kuat, Desa bukan lagi sebagai pemerintahan semu, tetapi sebagai pemerintahan masyarakat atau pemerintahan berbasis masyarakat, Desa mempunyai kewenangan yang jelas dan relevan dengan kepentingan warga masyarakat setempat, Desa mempunyai basis material (terutama dana) yang lebih besar, Satu desa, satu perencanaan dan satu anggaran, Desa akan menjadi lebih demokratis, Pembangunan desa akan lebih dinamis dan maju.

Sedangkan untuk warga meliputi arena dan sumberdaya menjadi lebih besar dan lebih dekat pada warga desa. Warga mempunyai hak yang besar untuk berpartisipasi memanfaatkan bahkan merebut arena dan sumberdaya. tetapi tidak kalah penting  juga bagaimana kesiapan desa untuk membuat dan menyusun Perencanaan pembangunan desa ke depannya.

Dalam pelatihan dikhususkan untuk perempuan di mana dalam UU Desa No. 6 Tahun 2014 perempuan harus memahami isi dari UU tersebut sebab peran perempuan dalam pembangunan desa dan keterlibatan di dalan Ruang partisifasi perempuan di dalam desa sangat terbuka.

Misalnya, partisipasi perempuan di desa dapat dilakukan melalui Pemerintah Desa,BPD, Musyawarah Desa, Penyusunan RPJMDes, Penyusunan APBDes, Penyusunan Perdes, Partisipasi perempuan di desa juga dapat dilakukan melalui Lembaga Kemasyarakatan Desa seperti RT/RW, PKK, Karang Taruna, PKK, LPMD, Lembaga Adat dan kelompok-kelompok yang tumbuh di desa seperti: kelompok petani, peternak dll, Mendudukan keterwakilan perempuan dalam BPD menjadi point vital (sangat penting) untuk memastikan program-program strategis tersebut telah mengakomodir kebutuhan gender strategis yang dijalankan secara partisipatif dan berangkat dari aspirasi kelompok masyarakat tanpa logika mayoritas dan minoritas.

Pentingnya keterwakilan perempuan dalam BPD karena perempuan merupakan kelompok penerima manfaat langsung dari kebijakan BPD. Hadirnya musyawarah desa sebagai bentuk keterlibatan warga dalam pengambilan keputusan, Di dalam musyawarah desa mengikutsertakan unsur perempuan, Perempuan desa juga dapat kesempatan untuk terlibat dalam pemerintahan di desa dengan menjadi kepala desa atau perangkat desa.

Perempuan di desa juga dapat aktif dalam memberikan usulan ataupun tanggapan pada saat penyusunan RPJMdes, APBDes, ataupun Perdes dan lain-lain agar mempunyai keberpihakan pada kepentingan perempuan. Tidak kalah penting, di bahas juga dalam pelatihan ini untuk penyusunan APBDes penggangaran yang pro perempuan dan anak.

Sumber tulisan dan foto: Marchony/ Lembaga Dayak Panarung (LDP).
***






Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, March 30, 2015
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved