Selamat Datang!

Lokakarya Mendukung Rantai Pemasaran Karet

Selama 2 (dua)  hari dari tanggal, 25 – 26 Juli 2014 lalu kegiatan lokakarya antar petani karet dan stakeholders dilaksanakan. Kegiatan ini untuk mendukung rantai pemasaran karet yang dilaksanakan Lembaga Dayak Panarung (LDP) di support USAID IFACS.

Peserta  yang hadir di lokakarya adalah petani karet selaku anggota Kelompok Usaha Bersama Karet (KUBK) yang masing-masing berjumlah 5 orang dari 3 desa dan 1 kelurahan. Pimpinan PT Borneo Makmur Lestari, perusahaan karet yang bergerak di Kalimantan Tengah, USAID IFACS dan dinas perkebunan Kalteng.

Perwakilan manajer dari CU. Betang Asi juga tampak hadir yaitu dari TP. Penyang Hinje Simpei, Pulang Pisau. Manajer TP. Betang Sinta, Sepang Kota. Manajer TP. Tahasak Batu Sepan, Pujon-Kapuas dan Kabag diklat TP. Batuah Marajaki. 

Lokakarya ini di pandang penting sehingga diharapkan mengubah pola pikir dan pola tindakan petani memproduksi karet kering berkualitas baik kemudian secara berkelompok langsung dijual ke pabrik. Tujuan lainnya adalah untuk mengurangi rantai pasar sehingga keuntungan petani yang tergabung dalam KUBK  bisa lebih tinggi dan ini berdampak bagi kesejahteraan petani karet jangka panjang.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ambu Naptamis selaku Direktur Eksekutif Lembaga Dayak Panarung (LDP). Dalam sambutannya, Ambu mengatakan LDP bersama USAID IFACS bekerjasama dalam sebuah program terkait lingkungan dalam rangka berkontribusi berupaya mencari solusi, jalan keluar dan upaya-upaya untuk mengatasi masalah perkaretan yang dihadapi oleh petani karet kita.

Ambu melanjutkan, kegiatan yang dimulai di Desa Gohong, Desa Buntoi, Desa Mantaren I dan Desa Kalawa. Project dimulai dari penanaman, pengolahan dan pemasaran. Banyak persoalan yang dihadapi dan bisa kita sentuh dalam usaha perkaretan. Kata para ahli semakin banyak kita menanam semakin kita berkontribusi dalam pengurangan emisi. Ketika memperluas kebun karet kita berkontribusi mengurangi lahan kritis. Kalau ingin karet berproduksi dengan banyak harus dipelihara. Pada saat menjual kita berkontribusi pada pendapatan.

Terkait CU, Ambu mengingatkan agar pendapatan semakin baik harus kita kelola dan kita atur, tempat untuk mengatur uang kita, kita bisa menggunakan Credit Union. Credit Union membantu kita dalam masalah keuangan. Secara project kami akan berakhir per 31 Juli 2014. Bagi kami LDP mendampingi petani karet tidak saja menjadi tanggung jawab secara project tapi juga secara moral.

“Kami mengundang Bapak Ibu sekalian untuk berdiskusi bagaimana berkontribusi dalam soal perkaretan sehingga berdampak dalam kesejahteraan petani karet dan lingkungan. Kalau menurut Pak Vincent karet di Indonesia dimata dunia mereknya sudah jatuh. Agenda kami mempersambungkan apa saja persoalan petani karet, hubungan terhadap pemasaran, peranan CU, instansi terkait dan lembaga pendamping,” jelasnya.

PT. Borneo Makmur Lestari yang diwakili oleh Teguh Cipta menjelaskan kepada para petani yang hadir, bahwa karet yang diinginkan dan menjadi standar perusahaan yaitu karet kering yang berkualitas. Karena  karet kering harganya lebih baik dari harga yang basah.

Sedangkan Yul Lusani, SP,M.Si dari dinas perkebunan Propinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa sangat mendukung program yang telah dilakukan LDP dan USAID IFACS. Ia mengungkapkan bahwa belum adanya petugas teknis yang membantu masalah perkebunan.

“Kami mohon maaf untuk masalah kebun karet, kami tidak mempunyai PPL, karena PPL yang ada adalah untuk pertanian. Tapi kalau kabupaten tidak mempunyai penyuluh bisa mengajukan ke dinas perkebunan propinsi dan kami bersedia membantu. Dan kami sangat mendukung dengan program Lembaga Dayak Panarung (LDP) yang disuport USAID IFACS ini, karena prinsipnya demi kemajuan perekonomian masyarakat kita,” jelas perempuan yang di tempatkan di sie Bagian Pembibitan dan Pemasaran Karet dinas perkebunan Propinsi Kalimantan Tengah.

Sumber tulisan dan foto: Sandy K. Petrus (Pegiat di LDP dan kontributor tim website)










Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Sunday, August 10, 2014
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved