Selamat Datang!

CU Besi Laksanakan Rangkaian Pelatihan

Pelatihan Wirausaha

Bertempat di Pusat Sarana Komunikasi Iklim (PSKI) desa Buntoi, kabupaten Pulang Pisau, Propinsi Kalimantan Tengah pelatihan Wirausaha untuk anggota kopdit CU Betang Asi di selenggarakan.

Oleh warga setempat lokasi ini lebih akrab dipanggil rumah bambu. Karena hampir 100% konstruksi kayu yang digunakan adalah bambu yang diameternya bervariasi dari ukuran paha orang dewasa hingga seukuran lengan.

Pelatihan ini digagas oleh bagian pendidikan, penelitian dan pengembangan kantor pusat bekerja sama dengan TP Penyang Hinje Simpei, Pulang Pisau. Selama 3 hari peserta mendapatkan teori dan simulasi dalam menjadi seorang wirausahawan yang ideal.

Materi pelatihan diadopsi dari modul pelatihan wirausaha Start and Improve Your Business (SIYB) yang diolah International Labour Organization (ILO). Sebagai fasilitator pelatihan adalah alumni pelatihan TOT SIYB pada Februari 2012. Tim fasilitator adalah Rokhmond Onasis, Rita Sarlawa dan Sri Wulan.

Pada hari pertama (20/3) peserta diberikan materi Anda Sebagai Pengusaha, Rencana Bisnis, Pemasaran dan sesi games-1. Sedangkan  pada hari kedua (21/3) mendapatkan Menentukan Biaya Barang dan Jasa, Perencanaan Keuangan, Pegawai, Badan Hukum, serta Modal Usaha. Di hari ketiga (22/3) ke-28 peserta belajar Mengembangkan Usaha dan sesi games-2.

Sebagai ciri khas pelatihan SIYB adalah adanya game yang memadukan perasaan dan target, pencapaian dari waktu dan produk yang dihasilkan peserta. Kedua sesi game ini melibatkan semua peserta harus aktif. Sesi game-1 adalah Dasar Siklus Usaha dan sesi game-2 adalah Permintaan dan Penawaran.

Di hari ketiga, saat peserta memberikan kesan dan pesan. Barumbun mengatakan ucapan terima kasih karena sudah mendapatkan ilmu, dan jika bisa waktu pelatihan dapat diperpanjang. Sedangkan dari hasil pelatihan Barumbun merasakan sangat banyak manfaat yang diterima, dan berharap dapat bertemu di kesempatan pelatihan yang lain.

Mewakili perempuan, Lisa, mengungkapkan rasa senang karena mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman, suasana kelas yang sangat menyenangkan selama 3 hari membawa kesan tersendiri bagi dirinya.

Peserta yang terlibat dalam pelatihan adalah Suranto Panut, Julaikah, Redie Arfandie, Siti Aisah, Bawi, Yati, Wina, Ernie, Hervina, Kurniyenti, Hansen, Darmawi, Unyin, Damianus Katiman, Maryenie, Olla Rizky Fahlevy, Mambang, Santi, Lisda, Barumbun, Yermita, Sima Undung Seth Gaman, Panindoan Sibarani, Eri Seki, Ardiano, Enal AS dan Hairul Anwar.

Wirausaha yang dilakukan peserta mencakup bidang jasa yaitu penyediaan ATK dan foto copy, ferry penyeberangan, keterampilan anyaman rotan dan isi ulang air galon. Untuk bidang produk mencakup bidang pertanian dan perternakan serta dagang sembako.

Pelatihan Kepemimpinan

“Pemimpin yang baik adalah menciptakan pemimpin yang baru, bukan menciptakan banyak pengikut”. Itulah salah satu ungkapan kata bijak yang bertema kepemimpinan. Sebagai salah satu lembaga yang mengumpulkan orang banyak, Kopdit CU Betang Asi terus berbenah diri.

Upaya yang dilakukan adalah selalu konsisten membangun salah satu pilar CU yaitu PENDIDIKAN.  Di akhir Maret dan di awal April 2014 lalu baru saja melaksanakan pelatihan kepemimpinan.

Dalam spanduk yang terpasang di aula pertemuan KP Palangka Raya lantai-3 tertulis “Kepemimpinan Manajemen, 31 Maret- 2 April 2014”. Kegiatan ini di fasilitasi oleh Matheus Pilin sebagai penggiat di GPPK dan Ethos H.L, GM Kopdit CU Betang Asi.

Peserta bukan hanya dari manajemen CU saja, tetapi juga menghadiri mitra CU yaitu KPD Kalteng. Salah seorang peserta utusan dari KPD Kalteng, Untung menceritakan kepada penulis, keterlibatannya dalam pelatihan ini karena ingin mengembangkan diri dan bagaimana mempengaruhi orang lain. “Selama 3 hari yang saya dapatkan adalah kebersamaan teman-teman di sini saling berbagi, dari pemikiran-pemikiran yang berbeda. Kepemimpinan itu dimulai dari sendiri dan dimulai dari hal yang terkecil,” tegas pria yang berusia 28 tahun ini.

Sedangkan dari TP Batu Lampang Telok di ikuti oleh Merry. Perempuan berusia 25 tahun ini  mengungkapkan selama 3 hari pelatihan telah belajar tentang keberanian, selama ia masih belum percaya diri dan takut. “Saya akan lebih berani mengeluarkan pendapat dan mencoba merubah diri untuk berani dari bilang tidak bisa, harus bisa. Saya juga belajar menahan emosi, dalam menghadapi pekerjaan dan bisa lebih sabar,” kata perempuan yang bernama lengkap Merry Normawati.

Ke 26 peserta yang mengikut pelatihan ini adalah Roselia, Yedi Nuel, Salvyna, Julianus Oraplean, Firman, Lilie Veronika, Tri Septiani, Aerotopo, Dwi Nitae, Fridah Ampung, Saluh, Delisa Yanti, Navila, Wardalely, Solbimar Karau, Rama, Agus Pratomo, Rio Genesizkhel, Maria Candida, Eni Wati Estuti, Yuliani, Edy Suyadi, Untung, Martha Tresnawati, Milo Karni dan Merry Normawati.

Semoga proses pelatihan ini membawa aksi yang positif bagi perkembangan kopdit CU Betang Asi.

Sumber Foto: Dokumen CU Betang Asi


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Friday, April 4, 2014
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved