Selamat Datang!

Petani Karet GUMAS Kunjungi LDP

Hari itu (24/10) kantor Lembaga Dayak Panarung (LDP) tampak berbeda. Ada rombongan yang datang dari Kurun, Gunung Mas dan sekitarnya mengunjungi kantor yang beralamat di jalan Sisingamangaraja No. 34 Palangka Raya. Rumah yang juga menjadi kantor advokat Ambu Naptamis dan rekan, terlihat hijau dengan tanaman yang terawat di bagian depan dan samping kantor.

Yepta Diharja dan Lolie dari CU Betang Asi TP Betang Batarung hadir membawa 5 orang dari Kuala Kurun dan sekitarnya mencakup 6 kampung. Kedatangan mereka ke kantor LDP untuk berdiskusi secara mendalam terkait peningkatan sumber daya dari petani karet.

Ambu Naptamis yang terlibat dalam awal diskusi mengatakan terima kasih karena teman-teman dari Kurun datang berkunjung. Ia menekankan pentingnya berjejaring untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mensejahterakan masyarakat di sekitar hutan. Hal lainnya ia ungkapkan bahwa program untuk petani karet ini sejalan dengan kerja Credit Union Betang Asi.

Diskusi dimulai dengan pertanyaan yang diajukan Marchony, sebagai pendamping petani karet di LDP, kendala apa yang ditemui teman-teman petani karet. Salah seorang peserta mengatakan saat ini ada 6 orang lebih penampung yang ada dengan harga yang relatif dipermainkan oleh pengumpul, ini juga dilihat dari kualitas karet yang di sadap.

Sebagai pendamping petani karet di LDP, Marchony menyampaikan bahwa LDP pernah mendampingi beberapa kelompok petani karet melakukan penjualan langsung ke pabrik. Metode yang dilakukan adalah penjualan dilakukan secara kolektif dan beban transport di bagi bersama dari masing-masing petani karet.

Supaya harga meningkat dan pihak pabrik membeli dengan harga tinggi, Marchony menekankan bahwa aspek kebersihan harus di jaga pada hasil sadapan karet. Ia juga menampilkan rumus harga karet yang berlaku untuk perusahaan. Harga yang tercantum adalah sesuai kualitas dari karet yang dapat di lihat pada situs di internet dan diupdate tiap hari.

Ke depan diharapkan ada tindak lanjut secara nyata dari pertemuan. Salah satunya adalah adanya penjualan karet langsung ke pabrik yang dilakukan oleh petani karet di Kurun dan sekitarnya. Ke-5 orang dari Gunung Mas, yaitu Gusto T.Anum, Abrianson, Kardi, Beni dan Pilih.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 10 pagi hingga 13 siang menghasilkan ada penegasan dari petani karet untuk membuat kualitas hasil sadapan yang bersih dengan mengggunakan asam semut dan melakukan organisir untuk penjualan ke pabrik langsung secara kelompok.

Sumber tulisan: Yepta Diharja.



Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Friday, November 8, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved