Selamat Datang!

Pertemuan Staf Kopdit CU Betang Asi

Setelah  3 tahun pernah dilakukan dengan dihadiri 59 orang saja, akhirnya kegiatan serupa kembali dilaksanakan yaitu pertemuan untuk menghadirkan semua staf Kopdit CU Betang Asi. Bertempat di aula pertemuan Hotel Batu Suli Internasional, Palangka Raya.

Acara yang bertajuk ‘Pertemuan Staf, Kopdit CU Betang Asi’ ini hanya di lakukan selama setengah hari pada  Minggu, 3 Nopember 2013 lalu  dari pukul 9.15 pagi hingga 12.30 siang. Kehadiran peserta ditargetkan 110 orang, namun hanya 109 yang hadir kali ini.

Pembukaan dilakukan oleh Ambu Naptamis, ketua pengurus. Ia menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini dan sangat terkesan karena dihadiri semua staf yang ada. Sebagai ketua kelompok kerja persiapan SP tahun 2013, Bambang Mantikei turut serta memberikan sambutan.

Dilanjutkan  GM, Ethos HL yang mengingatkan semua peserta pada point penting dari access branding pada acara dimaksud sebagai acuan. GM juga mengatakan kegiatan ini digagas untuk melihat loyalitas staf dan melihat indikator kepuasan staf.

Tampak pengurus lain yang hadir yaitu Karna Sophia, Athis dan FX. Manesa. Sedangkan pengawas diwakili oleh Rita Sarlawa. Dalam acara pembukaan Desy sebagai MC mengajak peserta untuk mengenang 2 tahun Amu Lanu, 1 Nopember 2011 lalu dipanggil sang Khalik. Doa di bawakan oleh FX. Manesa, sekaligus berdoa kepada Ambu Naptamis dan Bambang Mantikei yang berulang tahun pada hari yang sama, 3 Nopember.

Terkait pada kepuasan staf, panitia yang di pandu oleh Esti memberikan angket sebagai bahan penilaian. Hasil dari angket dapat melihat kooperatif, loyalitas dan keberpihakkan staf, hidup untuk CU. Menurut Deputy GM, Leani, angket ini juga sebagai bahan review yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Hasil angket sementara masih dalam penilaian. Ada 13 indikator yang dinilai, antara lain visi, nilai, kesadaran diri dan kerendahhatian,” jelas Leani. Dalam pertemuan ini juga, perempuan berkacamata ini membawakan paparan berjudul ‘be the light’.

Ia menerangkan bahwa pentingnya menjadi terang dalam lingkungan kerja kita, salah satu pointnya adalah mengingatkan aturan yang telah dibuat dan menerapkannya dengan disiplin. Untuk memperkuat paparan Leani juga memberikan inspirasi sosok Jokowi dan Merry Riana sebagai teladan yang patut di contoh.

Walaupun kegiatan berjalan baik, namun waktunya terlalu pendek, sehingga kekurangan yang ditemui adalah proses pembukaan yang terlalu lama, sehingga menyita waktu.Tidak tepat waktunya memulai acara yang seharusnya dimulai pukul 9 pagi serta persiapan alat yang minim. Acara ditutup dengan makan siang bersama.

Sumber berita: Leani
Sumber foto: dokumen CU Betang Asi.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Wednesday, November 6, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved