Selamat Datang!

CU Besi lakukan pelatihan GPS dan Kompas


Sebanyak 25 orang manajemen Kopdit CU Betang Asi menjadi peserta pelatihan penggunaan GPS dan Kompas. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 22-23  September lalu. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini tidak hanya mendapatkan teori saja tapi peserta diajak langsung ke lapangan untuk menerapkan teori yang sudah diterima.

Teori dalam kelas di pusatkan di aula pertemuan lantai-3 kantor pusat CU Betang Asi. Materi diberikan secara lugas oleh Muhamad Husaini, seorang praktisi di bidang pemetaan dan penggunaan GPS serta Kompas. Selanjutnya Abao, panggilan akrabnya mengajak peserta untuk turun ke lapangan dan melakukan pencatatan koordinat lokasi/ lahan yang telah ditentukan sebelumnya. Abao di bantu oleh co fasilitator Rokhmond Onasis untuk membantu di proses pelatihan.

Agar berjalan efektif, peserta di bagi menjadi 7 kelompok dan masing-masing kelompok bertanggung jawab untuk mencatat hasil turun ke lapangan dan mendapatkan pengukuran dari alat GPS dan Kompas dari 7 lokasi yang ada yaitu di jalan Tjilik Riwut Km.10, G.Obos, Menteng-12, rumah Yohanes Changking, KPD Tilung dan KPD Rajawali.

Secara resmi pelatihan dibuka oleh GM, Ethos H.L. Ia mengatakan dalam pelatihan ini disesuaikan  dengan kebutuhan dari CU sendiri. Banyaknya jaminan dari anggota dan lembaga tidak tahu letak lahan sebagai jaminan. “Adanya pelatihan menjadi salah satu alat kita untuk mengamankan jaminan lembaga, namun ke depan jaminan pinjaman akan semakin dikurangi. Saya berharap pelatihan dapat di ikuti peserta selama 2 hari,” jelas Ethos.

Dari hasil pre test dan post test yang dilakukan terpantau nilai rata-rata peserta menyerap materi dan menggunakan alat tersebut masuk pada skala sangat baik. Diharapkan ini menjadi bekal yang positif sekembalinya peserta ke tempat pelayanan masing-masing.

Adapun nama-nama peserta yang mengikuti pelatihan adalah Erwin Harefa, Yohanes Changking, Lono Saputra, Salbinau Karau, Udasco, Jonli Silun, Erwin F. Mahin, Hendi, Milo, Agus, Ezra Mardoni Lewi, Adittya, Andika Harianto, Elka, Junaedi, Rama, Suanda, Harti Rayani, David Dibiciang, Neneng Triono, Herie U. Daud, Thomas Fajar, Suji, Erikson dan Lolie.

Keterangan foto: Abao saat di kelas menyampaikan teori (atas); Abao saat menjelaskan di lapangan (tengah); semangat peserta, panjat tembok tetap di lakukan agar hasil pengukuran maksimal (bawah).

Sumber foto dan tulisan: Rokhmond Onasis.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Thursday, September 26, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved