Selamat Datang!

Pelatihan Adminstrator Aplikasi Sikopdit CS

“Saya mendapatkan ketrampilan baru dengan praktek yang lebih terperinci, dipermudah untuk mengkoreksi kesalahan yang ada dan tingkat kesulitan program lebih mudah dibandingkan yang lama, karena hanya buka 1 program saja,” kata Navila, SE.

Navila adalah 1 dari 29 peserta yang ditemui penulis saat menjadi peserta pelatihan adminstrator aplikasi Sikopdit CS di CU Betang Asi. Bertempat di aula pertemuan kantor pusat CU Betang Asi lantai-3 dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Pelatihan yang difasilitasi oleh Albert Chong dan Tri Kukuh dilaksanakan selama 3 hari,  dari tanggal  22-24 Juli 2013. Achong, panggilan sehari-hari menjelaskan kepada penulis bahwa, tujuan dari pelatihan adalah menyampaikan dan menjelaskan apa saja yang ada di dalam aplikasi tersebut baik berupa fungsi, fasilitas-fasilitas yang dapat di pakai oleh operator dalam aplikasi tersebut. “Pelatihan kali ini hanya khusus di berikan kepada operator saja,bukan administrator,” tambah Achong.

Dari proses selama 3 hari Achong memaparkan bahwa di hari pertama fasilitator menyampaikan hal- hal yang berhubungan dengan keanggotaan, apa yang dilakukan oleh customer service pada waktu menerima anggota baru, melakukan mutasi terhadap anggota, data-data yang berhubungan dengan anggota secara personal, bagaimana cara menginput dan mengolah data tersebut.

Sedangkan di hari kedua disampaikan hal-hal yang dapat diakomodir oleh aplikasi pada bagian perkreditan, prosedur melengkapi data-data yang berhubungan dengan bagian kredit, apabila anggota melakukan pinjaman dan semua proses yang berhubungan dengan pinjaman.

Menariknya pelatihan kali ini, praktek langsung dilakukan oleh peserta dengan menggunakan laptopnya masing-masing. “Di hari ketiga, peseta di ajak lebih fokus bagaimana melakukan transaksi keuangan dari semua yang telah disampaikan pada hari pertama dan kedua, singkatnya apa yang dilakukan kasir dalam melayani anggota,” kata pria yang fasih berbahasa Dayak Ngaju ini.

Terkait dengan praktek, Kukuh sebagai fasilitator mengatakan bahwa, peserta di harapkan lebih memahami alur, ketentuan yang ada di aplikasi ini sendiri  dan penerapannya. Selain itu, ketentuan dari CU Betang Asi peserta mungkin sudah paham namun cocok atau tidak dengan program itu yang harus diketahui. “Soal praktek dan aplikasi di lapangan, kalau sudah memahami alur dan aturan-aturan yang ada di aplikasi ini saya pikir teman-teman (baca peserta) bisa lebih mudah,” jelas Ujang panggilan akrabnya.

Saat ditanyakan keamanan aplikasi program, Achong menjelaskan, secara struktur aplikasi MD CS ini tingkat keamanan sudah lebih tinggi dari pada aplikasi yang sebelumnya. “Jadi strukturnya sudah di desain sedemikian rupa sehingga tidak sangat mudah dibuka, dari data base, manipulasi-manipulasi yang dilakukan sudah jauh lebih aman, lebih terkontrol terhadap akses data base dan manipulasi, meskipun tidak menyebutnya aman 100% tetapi  sudah jauh lebih baik dari program sebelumnya,” jelas pria yang saat ini juga menjabat sebagai kepala District Office (DO) BKCU Kalteng dan Kaltim.

Harapan Achong dan Navilla bernada sama yaitu, program dapat dipakai secara maksimal oleh CU dan staf yang melaksanakan tugas, memberikan manfaat CU menjalankan operasional sehari-hari dengan lebih cepat, lebih efisien dan semua kegiatan bisa terdokumentasi dengan baik.

“Saya berharap, bisa menguasai dari program yang ada dan dapat dikembangkan ke arah yang lebih baik sehingga memberikan pelayanan terbaik kepada anggota CU Betang Asi,” kata perempuan yang sehari-hari bertugas sebagai kasir di kantor pusat.

Keterangan foto: Atas: Navila, Tengah: Albert Chong, Bawah: Kukuh saat memfasilitasi pelatihan.

Sumber foto dan tulisan: Rokhmond Onasis



Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Friday, July 26, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved