Selamat Datang!

Peresmian TPK Mantangai

Bertempat di desa Mantangai Hilir, kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas peresmian Tempat Pelayanan Khusus (TPK) Mantangai resmi dilakukan. Pada Sabtu (25/5) peresmian di tandai dengan pembukaan tirai papan nama kantor TPK oleh Ambu Naptamis.

Selain pembukaan tirai, ketua pengurus Ambu, secara simbolis menggunting pita di pintu masuk sebagai tanda dibukanya kantor untuk melayani anggota CU Betang Asi di wilayah Mantangai dan sekitarnya.

Acara dihadiri sekitar 200 orang, walaupun undangan yang telah beredar ada 300 lembar. Tampak hadir juga pengurus yang lain yaitu Gregorius Doni Senun dan Athis. Dari manajemen di hadiri oleh Deputy GM, Leani, manajer diklat, Wulan, manajer TP Batu Lampang, Yosi Monalisa  dan manajer TP Penyang Hinje Simpei,  Junaidi Mahin.

Menurut Leani, peresmian dilatar belakangi dari hasil studi kelayakan untuk melihat dari berbagai aspek pendirian TPK ini layak atau tidak dan hasilnya diajukan kepada pengurus. ”Ini juga berkaitan dengan adanya fasilitas komunikasi dan kemudahan akses menuju TPK, secara administratif pengurus akan membuat SK pendirian. TPK Mantangai adalah TPK ke-19 dari CU Betang Asi’, kata perempuan berkacama mata ini. Acara peresmian di tutup dengan diberikan dokumen hasil perencanaan strategis dan SK pendirian TPK dari ketua pengurus, Ambu Naptamis kepada manajer TP PHS, Junaidi Mahin.

Perencanaan Strategis TPK Mantangai

Di tempat yang sama, dua hari sebelumnya (23-24/5) telah dilakukan Perencanaan Strategis untuk menggali target dan rencana strategis yang harus dilakukan untuk 3 tahun ke depan.

Peserta dari perencanaan strategis ini di dihadiri 30 orang dari perwakilan di masing-masing desa dari Katunjung hingga Manusup Hilir. Selama pelaksanaan dua hari difasilitasi langsung oleh Gregorius Doni Senun sebagai  sekretaris pengurus CU periode 2012-2014; di bantu oleh Leani, deputy GM dari manajemen.

Informasi yang diterima oleh penulis bahwa pada tanggal 22 rombongan fasilitator menuju desa Mantangai Hilir dan bermalam di penginapan Beringin dan Ciang. Awalnya kegiatan akan dilakukan di ruangan UPTD Diknas kecamatan Mantangai, namun setelah di lihat kondisi ruangan tidak memungkinkan akhirnya di pindah ke aula kecamatan Mantangai.

Leani menceritakan kepada penulis bahwa, keesokan harinya (23/5) kegiatan seharusnya dimulai pukul 8 pagi, akibat pemindahan lokasi kegiatan sehingga baru berjalan pada pukul 9 sampai berakhir pukul 4 sore. Dilanjutkan pada hari berikutnya (24/5) dimulai pada pukul 8 pagi sampai 16.30 sore.

Proses perencanaaan strategis yang dilakukan meliputi perkenalan, harapan dan kekuatiran; diskusi kelompok yang dibagi menjadi 4 untuk menggali peran dari pengurus/ pengawas, kelompok inti,  kolektor/ pengumpul, staf dan anggota.

Selain itu pemetaan potensi dan tantangan yang ada di wilayah Mantangai juga dilakukan dalam proses perencanaan strategis kali ini termasuk apa jenis pendidikan yang akan dilakukan untuk 3 tahun ke depan. Hasil diskusi kelompok di plenokan dan di perdalam oleh penjelasan Gregorius Doni dan Leani dari paparan slide.

Di targetkan ada 2.450 orang anggota hingga 3 tahun ke depan dengan aset 20,04 M. Untuk melayani anggota di TPK Mantangai dipercayakan kepada Elka, Rama dan Risa. Semoga rencana yang telah dibuat di dapat direalisasikan dengan semangat Handep Hapakat, Sewut Batarung.

Sumber foto: dokumen CU Betang Asi.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, May 27, 2013
Share this post :

1 comment:

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved