Selamat Datang!

115 Orang Ikuti Pengobatan Gratis

Sebagai rangkaian peringatan hari jadi KOPDIT CU Betang Asi ke-10 pengobatan gratis dilakukan di desa Pangi. Desa ini dapat ditempuh sekitar 2 jam dari kota Palangka Raya. Nampak di bawah tenda yang cukup besar, pengurus, pengawas, dan manajemen CU Betang Asi berkumpul di depan PUSTU desa Pangi, kecamatan Banama Tingang, kabupaten Pulang Pisau.


Sebelum pengobatan dilakukan, penyuluhan terkait Perilaku Hidup Baik dan Sehat dalam Rumah Tangga (PHBS RT) disampaikan terlebih dulu  selama 15 menit. Pada Sabtu (23/3) penulis berhasil meminta pendapat dan tanggapan terkait acara dimaksud. Secara terpisah kolektor CU desa Pangi, Lenco (43), salah seorang masyarakat, Heriwati K. (38)  dan dokter yang bertugas dr. Helga Suling (38) serta dr. Dewi Rama Dewa (43), berikut petikannya:

LENCO (43):

Tanggapan masyarakat pangi dan sekitarnya terkait aksi pengobatan gratis yang dilakukan oleh CU Betang Asi?

Masyarakat banyak berterima kasih, bahwa pengobatan secara gratis jadi untuk masyarakat yang tidak mampu bisa ikut di dalam pengobatan ini

Jumlah orang yang terlibat dalam aksi ini?

Dari pengamatan kami yang berobat terdiri dari anak-anak, dewasa dan berbagai macam penyakit dari segi tensi (mengukur tekanan darah), batuk dan lainnya dapat dilayani dengan 2 orang dokter dan dibantu oleh 8 orang bidan.

Jumlah yang ikut berobat banyak perempuan atau laki-laki?

Banyak perempuan dan anak-anak dengan diberikan vitamin, bagi yang kurang sehat, supaya pertumbuhan anak-anak lebih baik

Dari jenis pelayanan yang diberikan, apakah hanya obat-obatan ringan saja atau berlanjut ke chek up atau lainnya?

Memang kalau sebagian pengobatan ringan saja, tapi kalau penyakitnya agak berat, memerlukan cek ulang dan menemui mereka di Palangka Raya.

Anda dipercaya sebagai kolektor di tempat ini, bagaimana anda memandang dampak jangka panjang dan jangka pendek dari aksi pengobatan ini?

Dari jangka panjang mudah-mudahan pengobatan gratis ini terus berlanjut untuk masyarakat  yang tidak mampu,baik untuk desa Pangi, maupun desa yang lain juga. Memang sebenarnya seluruh TP sudah diundang, tapi kita tidak mengetahui apa kendala mereka sehingga tidak bisa datang, dari jarak jauhnya.

Untuk jangka pendek, mudah-mudahan ada visi misi yang lain lagi, misalnya untuk anak-anak ada sunatan massal, serta pelayanan kesehatan lainnya

Ucapan selamat ulang tahun dari anda?

Untuk CU selamat ulang tahun dan saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh dewan pengurus CU yang telah bersedia untuk melayani masyarakat, supaya masyarakat bisa mengenal CU lebih lanjut, bukan hanya dari segi keuangan.

HERIWATI K(38):

Sejak kapan sudah masuk CU?

Sejak tahun 2005.

Terkait adanya pengobatan gratis ini, tanggapan ibu?

Sangat membantu dan perlu

Berapa orang dari anak ibu yang ikut pengobatan ini?

Ada 3, yang pertama pernah sakit malaria dan sudah mulai membaik, ketika di ukur tensi ternyata tinggi, yang kedua, terkena batuk pilek, dan yang ketiga juga sama ada kena batuk pilek dan demam.

Harapan dan penilaian ibu ke depan setelah diadakan kegiatan ini?

Salah satunya kami mengucapkan terima kasih karena sudah dinas kesehatan bisa datang melakukan pengobatan gratis ini, walaupun dengan kondisi yang sederhana dan masyarakat tetap sehat

Ucapan selamat ulang tahun ke CU?

Ya, selamat ulang tahun kepada CU Betang Asi, semoga tetap baik.



dr. HELGA SULING (38) dan dr. DEWI RAMA DEWA (43):

Terkait pengobatan gratis ini, tanggapan ibu selaku para medis yang bertugas

Saya pikir baik dan kalau bisa di lakukan juga di daerah lain. Karena antusias dari masyarakat sangat bagus sekali. Saat ini yang datang karena faktor Perilaku Hidup Baik dan Sehat (PHBS) yang kurang.

Salah satu contoh PHBSnya adalah tidak mencuci tangan, memakan buah dan sayur, kurang melakukan aktivitas fisik setiap hari dan rumah yang tidak bebas asap rokok.

Berarti sebelum pengobatan gratis ini dilakukan penyuluhan dulu?

Ya, ada 15-30 menit penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Baik dan Sehat dalam Rumah Tangga (PHBS RT), dan dibagikan brosur terkait hal tersebut

Berapa jumlah pasien yang dilayani?

Ada 115 orang, dan kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Jenis pelayanan yang diberikan?

Kami hanya memberikan obat ringan saja, untuk menyediakan obat suntik belum ada, dan tidak adanya persiapan untuk ruangan tertutup.

Dari para medis sendiri, berapa orang yang terlibat?

Ada 2 dokter, 2 perawat dan 2 bidan, yang berasal dari Palangka Raya dan 1 bidan dari desa Pangi.

Harapan dari pelaksanaan kegiatan ini:

Boleh saja ke depan kalau CU mau, kan CU berbasis masyarakat dan kalau mau lebih dikenal masyarakat masuk ke daerah-daerah pelosok, pelayanan gratis ini tidak hanya pas ulang tahun. Kalau bisa setiap ulang tahun ada dan beda jenis kegiatan, misalnya pengobatan gratis, sunatan massal, pemasangan KB gratis bagi semua, pemeriksaan kanker servik/ rahim; karena banyak yang tidak tahu terkait kanker rahim ini, padahal deteksi dininya gampang saja, murah dan mudah dikerjakan.

Atau bisa saja seperti di sini, kasusnya banyak yang hipertensi kita bisa buat pengobatan gratis yang diawali dengan pemeriksaan darah, terutama likuid darah, lemak darah seperti kolestrol, asam urat, gula darah dan itu sangat menolong buat mereka

Selama ini kita hanya wawancara, walaupun ini bisa sampai 80% kita dapat melakukan diagnosa, tapi jika misalkan orang-orang kampung di beri bukti bahwa dari hasil pemeriksaan ini akan terlihat kolestrol dan pantangan-pantangan makanan yang ada, sehingga lebih waspada dan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan sangat baik dan sesuai dengan aksi dari, oleh dan untuk. CU bukan hanya koperasi yang konsen keuangan tapi juga perhatian ke kesehatan juga.

Sumber berita dan foto: Rokhmond Onasis


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Sunday, March 31, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved