Selamat Datang!

RAT ke-1 TP TBS, dihadiri Camat Kapuas Tengah

Walaupun hujan mengawali hari, namun semangat anggota untuk mengikuti RAT Pertama Tempat Pelayanan Tahasak Batu Sepan (TP TBS) tidak pudar. Tercatat 281 orang yang mengisi daftar hadir. Mereka tetap antusias mengikuti RAT yang di laksanakan di Balai Desa Pujon pada Sabtu (19/1)  sampai berakhir.

Peserta yang datang merupakan anggota CU yang berasal dari beberapa desa yang ada di wilayah pengembangan TP TBS seperti Bajuh, Dandang, Balai Banjang, Jangkang, Supang, Marapit, Buhut Jaya, Kayu Bulan, Masaran, Kota Baru dan Tapen.

Sinta, kolektor desa Buhut Jaya menyampaikan “Saya sudah dari kemaren di sini. Kami menyiapkan segala sesuatunya, karena kami terlibat dalam kepanitiaan. Maklum karena ini RAT pertama untuk TP TBS jadi kalau ada kekurangan dalam persiapan akan menjadi bahan evaluasi kami. Namun saya bersyukur karena anggota bisa datang walaupun jalan dari beberapa desa akan becek jika hujan” ungkapnya.

Jumrit, kolektor desa Marapit yang ditunjuk sebagai ketua Panitia RAT mengungkapkan “Kami kesulitan mengantar undangan karena ada yang tidak lengkap mencantumkan alamatnya. Jadi kami mohon maaf jika tidak semua anggota tidak menerima undangan,” jelasnya.

Tampak hadir dalam pembukaan Camat Kapuas Tengah, Drs. Jaya M.Si. Dalam sambutannya, Camat menyampaikan kehadiran Kopdit CU Betang Asi TP TBS membuat program pemerintah berkaitan dengan tanah bisa jalan. Di CU  Surat Pernyataan Tanah (SPT)  dapat sebagai  jaminan pinjaman, sehingga masyarakat yang awalnya tidak terlalu peduli mengurus surat menyurat tanahnya menjadi mau mengurus SPT.

”Pembangunan tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri. Ada 3 elemen penggerak yang memiliki peran. Pemerintah berperan terkait dengan aturan. Swasta mempercepat kegiatan pembangunan. Masyarakat sebagai penerima manfaat,”  ungkapnya.

Camat menambahkan, ketika meresmikan perubahan status dari TPK Pujon menjadi TP TBS tanggal 14 Januari 2012 lalu. Per Desember 2011 anggota berada di angka 1.500 lebih. Per Desember 2012 anggota sudah mencapai 1.900 lebih. “Artinya ada peningkatan jumlah anggota dalam 1 tahun ini sekitar 400 orang. Kalau dibagi perbulan ada anggota masuk sekitar 35-40 orang. Ini grafik perkembangan yang baik,” jelas Jaya.

Masih dalam sambutannya,  Jaya menyampaikan agar CU terus meningkatkan pelayanannya pada anggota dengan kerja keras, cerdas dan ikhlas. Kerja keras berarti secara fisik kita melakukannya, kerja cerdas menggunakan pikiran, melakukan inovasi, kreativitas agar ada sistem yang baik. Kerja ikhlas artinya bekerja dengan perasaan dan hati. “Ada banyak pekerjaan bisa dilakukan dengan kerja keras dan cerdas tetapi tidak ikhlas. Sehingga kalau demikian tidak akan terwujut slogan Handep Hapakat Sewut Batarung,” harapnya.

Rangkaian acara pembukaan meliputi sambutan ketua panitia RAT, sambutan pengurus Kopdit CU Betang Asi dan penyerahan cinderamata kepada Camat Kapuas Tengah. Cinderamata juga diberikan kepada Putra Almarhum Theodor, Kolektor desa Kayu Bulan yang meninggal bulan Desember tahun 2012 yang lalu.

Acara persidangan dipimpin oleh Pitur L. Sanen di dampingi Syamsi Mahar dan Leani sebagai sekretaris dan Tunjung Amel dari dewan Pengawas.

Keterangan foto: Pitur memberikan berita acara RAT kepada Manajer TP TBS, Udasco

Sumber foto dan tulisan: Sepmiwawalma.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Tuesday, January 29, 2013
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved