Selamat Datang!

SP TPK Tumbang Jutuh

Matahari baru saja muncul di ufuk Timur, kami bergegas di hari Sabtu mendatangi bangunan baru yang akan diresmikan. Jarum jam baru saja menunjukkan  pukul 7 pagi. Bersama Fery, sang driver, kami mendatangi gedung aula UPTD yang terletak di sebelah kantor kelurahan Jakatan Raya, Tumbang Jutuh.

Sabtu, 29 September 2012, hari bersejarah bagi masyarakat Tumbang Jutuh dan sekitarnya, inilah awal dari persiapan untuk pelaksanaan kegiatan Strategic Planning (Perencanaan Strategis) TPK Tumbang Jutuh yang telah dijadwalkan selama 2 (dua) hari yaitu dari 29  hingga 30 September 2012. Kegiatan SP ini sudah direncanakan sebulan sebelumnya (10/8) pada saat rapat koordinasi di Kantor Pusat Palangka Raya. General Manager (GM) meminta saya mempersiapkan pelaksanaan SP sekaligus peresmian kantor TPK Tumbang Jutuh.

Usai menyiapkan aula, saya dan Feri bersiap-siap dan menjemput Ethos yang akan memfasilitasi kegiatan SP tersebut. Kami langsung menuju ke aula UPTD dengan sebelumnya sarapan pagi bersama di losmen. Setibanya di aula, ternyata beberapa peserta SP sudah lebih dulu berada di lokasi kegiatan dan menyambut kami.

Ada 25 lebih peserta temasuk fasilitator, undangan dan manajemen Tempat Pelayanan Penyang Hatampung  (TPPH), Tumbang Malahoi yang mengikuti acara ini. Peserta didominasi dari kolektor dan aktivis.  Berasal dari berbagai desa seperti Bereng Baru, Hujung Pata, Luwuk Langkuas, Tumbang Kajuei, Tumbang Bunut, Linau dan tentunya kelurahan Jakatan Raya sebagai tuan rumah.

“Banyak pengalaman dan wawasan yang diperoleh melalui kegiatan SP ini, bahkan memotivasi kita bagaimana bisa cerdas financial dan merancang hidup sukses bersama CU,”  kata Set, salah satu peserta SP kepada penulis.

Dalam memfasilitasi Ethos mengutip dari 16 tekad Grameen Bank dan ia mempertegas bahwa sukses itu perlu indikator. “Buah-buah kesuksesan hidup anggota Credit Union dapat dilihat dari aspek: mental, emosional, spiritual, fisik, material, finansial, pendidikan, sosial-budaya, lingkungan, dan sosial politik,” ungkap Ethos.

Kembali mengulang awal mula CU berdiri di Jerman, Ethos mengutip ungkapan dari F.W. Raiffeisen mengatakan bahwa, “Credit Union tidak terbatas pada pemberian pinjaman saja. Tujuan utama Credit Union seharusnya lebih ditekankan pada mengontrol penggunaan uang, memperbaiki moral dan kondisi fisik masyarakat khususnya para anggota serta mendorong kemauan mereka untuk mandiri,” kata Ethos.

Memasuki  hari kedua (30/9) di SP fasilitasi oleh ketua pengurus CU Betang Asi, Ambu Naptamis, SH., MH. Ambu mengingatkan, sejarah dari keberadaan CU, nilai-nilai, prinsip CU dan semangat dari gerakan Credit Union yang memberdayakan manusia.

Peresmian TPK Tumbang Jutuh

Tepat pukul 10.00 WIB, Senin, 1 Oktober 2012 Peresmian dan Pembukaan Kantor Kopdit CU Betang Asi TPK Tumbang Jutuh di kelurahan Jakatan Raya di lakukan. Ada sekitar 100 yang turut menjadi saksi sejarah dalam peresmian ini.

Dari CU nampak hadir, Penasehat, Pengurus dan Pengawas CU, Manajemen CU, Kolektor, Aktivis dan Anggota CU. Sedangkan dari undangan turut hadir Camat Rungan, Kapolsek Rungan, Danramil, Pendeta, hingga para pimpinan instansi baik dari pihak pemerintah hingga swasta.

Camat Rungan, Rumbun SKM, M.Kes menyambut baik kehadiran CU Betang Asi di Jakatan Raya, walaupun di sela-sela sambutannya ia mengaku masih belum memahami sepenuhnya gerakan dari Credit Union ini sendiri. Camat, membuka secara resmi pelayanan TPK Tumbang Jutuh dengan pemotongan pita kemudian dilanjutkan dengan makan bersama-sama dengan tamu dan undangan.

Sumber berita dan Foto: Ezra Mardoni Levi, kontributor TPPH

Keterangan foto: Camat saat pemotongan pita dan tampak depan TPK Tumbang Jutuh


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Friday, October 26, 2012
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved