Selamat Datang!

Erwin F. Mahin, S.Pd: “Gajih Awal Saya Hanya 250 Ribu”

Saat penulis mendatanginya di kantor CU Betang Asi, pemuda Dayak Ngaju ini memberikan senyum. Dengan baju batik bermotif Dayak ia semakin gagah. Penulispun bertanya “Ada waktu untuk bisa saya wawancara?,” dijawabnya dengan senyum, dan berkata: “Baiklah di mana kita bisa berbincang?,” tanya pria ini sembari mengajak penulis naik ke ruang kerjanya.

Selasa, 22 Mei 2012 ruang pelayanan kantor CU yang baru saja di rehab menjadi 3 lantai sudah terlihat sepi, hembusan angin dari mesin pendingin ruangan memberikan rasa sejuk setelah panas matahari di luar ruangan. Jam dinding di ruang tunggu masih menunjukkan pukul 15.47 WIB. Erwin F. Mahin baru saja selesai melakukan tugas survey lapangan.

Pria yang menyadang gelar sarjana pendidikan dari FKIP Universitas Palangka Raya di bulan April 2011 sudah memulai karirnya di CU Betang Asi pada tahun 2005. Ia bercerita bahwa awalnya belum tahu CU itu apa. “Saya melihatnya selintas saja dan tulisan CU itu terlihat seperti CV. Betang Asi, sehingga saya mengira itu punya orang kita (Dayak),” jelas pemuda berbadan atletis ini.

Dari kampung Rabambang, Kabupaten Gunung Mas, Erwin memberanikan diri merantau untuk melanjutkan sekolah SMA di Palangka Raya tahun 2003. Setelah menyelesaikan sekolahnya ia tetap berminat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pria yang beristrikan Yulia Parti, SE dan telah mengikat janji bersama pada Juni 2011 lalu. Kembali melanjutkan ceritanya, awal tahun 2005 merupakan sejarah baru dalam hidup Erwin setelah di minta oleh kakak sepupunya yang bernama Rosamimi untuk bekerja sebagai Office Boy (OB), di CU Betang Asi namun kuliah tetap jalan. “Saya akhirnya membuat lamaran kerja dan diterima oleh Leani yang sekarang menjabat deputy GM sehingga diterima menjadi OB menginap, bekerja di sini dan kuliah tetap berjalan,” tutur pria berbadan atletis ini.

“Gajih saya waktu itu hanya 250 ribu per bulan yang sebenarnya belum cukup untuk makan dan biaya kuliah,” ungkap Erwin ketika ditanyakan pengalaman pahit selama menjadi OB. Ia menambahkan bahwa harus kuliah dengan menggunakan uang secara berhemat dan mencari pendapatan lain karena orang tua juga terbatas memberikan uang sekolah. Walaupun demikian akhirnya ia tetap bersyukur bisa membeli rumah dengan jasa pinjaman dari CU Betang Asi. “Apa yang kita kerjakan dengan tulus akhinya mendapatkan hasilnya,” ungkapnya

Selain pengalaman pahit tentu ada pengalaman manis yang dirasakan Erwin, ia menuturkan lebih jauh bahwa dari OB hingga sekarang ia semakin mengenal CU. “Saya semakin tahu  kehidupan ini sebenarnya dan mencapai masa depan, kita bersekolah untuk hidup sejahtera dan mencari pengalaman. Selama saya menjadi OB di CU saya sadar bahwa  di sinilah tempat saya berkarya dan mengenal orang lebih banyak,” kata pria yang sudah menjabat sebagai kepala divisi survey dan analisis kredit di kantor pusat CU Betang Asi Palangka Raya.

Terkait di bagian kerja yang baru Erwin menjelaskan tugas dan tanggung jawabnya adalah untuk melakukan survey ke anggota yang mengajukan pinjaman yang ada di CU dan melakukan analisis apakah sesuai dengan kemampuan anggota. “Hasil ini dibawa dalam rapat yang di hadiri oleh manajer-manajer dan di tentukan layak atau tidak di cairkan,” ungkap Erwin.

Perjalanan hingga dipercaya sebagai kepala divisi survey dan analisis kredit di mulai tahun 2011 tentu tidak begitu saja diberikan. Erwin menceritakan setelah saya menjadi OB tahun 2005, ia diangkat menjadi staf pada tahun 2007. “Sebelum saya menjadi staf , saya magang dulu di Telok, Katingan ini bersamaan dengan saya melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN),” jelasnya.

Erwin berharap seluruh keluarga di Kalimantan Tengah terutama keluarga-keluarga orang Dayak menjadi anggota CU. “Dari pengalaman saya yang sering survey jika suaminya yang jadi anggota CU, kami menanyakan apakah istrinya sudah jadi anggota, kalau belum kita ajak dan berharap seluruh keluarga menjadi anggota CU, agar semuanya bisa meminjam dan saling menolong,” tutup Erwin kepada penulis.

Sumber Foto dan Tulisan: Rokhmond Onasis


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Wednesday, May 23, 2012
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved