Selamat Datang!

Apriano Udasco: “Sasaran Pengembangan Anggota Masyarakat yang Belum Sejahtera dan Ingin Kehidupannya Lebih Baik”

Setelah lebih dari sebulan diresmikan TP. Tahasak Batu Sepan (TP.TBS) semakin bergiat untuk pencapaian program kerja di tahun 2012. Berkaitan dengan tantangan dan strategi mencapai target yang disusun belum lama ini hari Kamis, 16 Februari 2012, penulis berkesempatan berbincang dengan Apriano Udasco manager TP.TBS di ruang kerja, Berikut petikannya :

Selamat atas peresmian TP. Tahasak Batu Sepan!

Terimakasih.

Berapa aset dan anggota TP.TBS saat peresmian dari TPK menjadi TP?
Untuk aset per 31 Desember 2011, Rp.19.104.000.000,-, sedangkan anggota 518 orang. Nah setelah peresmian untuk bulan Januari per tanggal 31, Aset Rp.19.836.000.000,-, sedangkan anggota 1.542 orang.

Berapa target aset dan anggota untuk tahun 2012?

Untuk tahun 2012, aset 30 milyar, anggota 2.400 orang.

Berapa banyak desa yang sudah terlayani oleh TP.TBS?

Sejak diresmikan menjadi TPK, tanggal 25 Juli 2009 sampai sekarang telah menjadi TP, desa yang terlayani masih desa desa yang ada diwilayah kecamatan Kapuas Tengah seperti desa Masaran, Kayu Bulan, Kota Baru, Pujon, Marapit, Buhut  Jaya, Dandang, Bajuh, Balai Banjang, Datah Kapas, Jangkang, Kaburan, Tumbang Tukun dan Supang.

Ke-14 desa ini berada di jalur Sungai Kapuas. Sedangkan untuk Sungai Kuatan, anak Sungai Kapuas, ada 3 desa yang sudah kita garap yaitu desa Baronang, Manis dan Petak Bahenda. Saat baru menjadi TPK Pujon, aset baru 3,6 milyar dan dalam waktu kurang lebih 3 tahun perjalanan bisa menjadi TP. TBS, aset telah mencapai 19 milyar lebih.

Kalau demikian perkembangannya, artinya tingkat kepercayaan masyarakat meningkat?

Bisa juga dikatakan begitu. Pelan pelan masyarakat mulai percaya pada CU  dan mau menjadi anggota. Untuk 17 desa yang sudah kami garap, belum semua juga jadi anggota CU dan kami sangat mengharapkan peran kolektor yang ada di desa desa untuk memberikan keyakinan dan penjelasan yang memadai tentang CU kepada anggota masyarakat baik yang sudah menjadi anggota CU maupun yang belum menjadi anggota CU.

Selain mengharapkan peran kolektor, apa strategi lain agar anggota dan aset bertumbuh dengan baik di tahun 2012 ini?

Seperti pengalaman tahun sebelumnya, kami datang langsung ke desa-desa menemui masyarakat dan melakukan motivasi. Setelah motivasi, kami membuat jadwal pendidikan dasar di desa itu. Setelah disepakati jadwal pendidikan dasar, kami buat  undangan tertulis lalu dibagikan kepada anggota masyarakat yang mau ikut pendidikan dasar.

Keuntungannya kebijakan sekarang untuk menjadi peserta pendidikan dasar tidak harus menjadi anggota dulu. Bagi yang mau ikut, cukup bayar kontribusi pendidikan saja dulu. Ini juga strategi menambah  jumlah anggota CU. Setelah ikut pendidikan dasar mereka mengerti apa itu CU, pasti langsung jadi anggota, bahkan ada yang mengajak keluarga dan tetangga tetangganya.

Selain itu kami meminta anggota yang datang ke kantor, jika datang dari desa agar bisa memotivasi masyarakat yang ada di desanya  untuk menjadi anggota CU, istilahnya dari mulut ke mulutlah informasinya. Nah kalau mereka bisa mengumpulkan minimal 25 orang, kita laksanakan pendidikan dasar di situ.

Apa kendala dalam melaksanakan program kerja yang telah dibuat?

Kondisi medannya yang berat. Seperti desa Supang, jaraknya terlalu jauh dan kalau kesana harus lewat sungai. Sehingga kalau pendidikan dasar di sana, kita minta bantuan dari TP. Betang Sinta Sepang yang jaraknya cukup dekat dengan Supang dan bisa ditempuh lewat jalan darat. Untuk pelayanan kesana membutuhkan biaya yang besar juga.

Sedangkan untuk fasilitator pendidikan dasar kami belum siap, masih minta fasilitator dari Kantor Pusat. Kalau untuk pelayanan di kantor, sebetulnya kami kekurangan staf,  sekarang hanya ada 3 orang. Kalau ada 1 orang yang survey, 1 orang ikut rapat, tinggal 1 orang yang melayani anggota di kantor. Kalau sudah begitu, bisa tidak sempat makan dan harus menambah jam pelayanan karena masih ada anggota yang belum terlayani walau jam pelayanan sudah berakhir. Karena kami dalam pelayan slogannya SETIA MELAYANI SEPENUH HATI, ya kita sikapi saja segala keadaan dengan hati yang lapang.

Berapa target desa baru yang akan dijangkau lagi di tahun 2012 ini?

Untuk kecamatan baru, yaitu kecamatan Pasak Talawang ada 4 desa yang mau dilayani yaitu desa Penda Muntei, Hurung Pukung, Tapen baru 40 orang yang ikut pendidikan dasar dan Sei Ringin. Sei Ringin ini belum tersentuh sama sekali. Ini desa potensial karena penduduknya lebih dari 1000 jiwa dan desa ini daerah lahan sawit.

Masyarakat seperti apa yang menjadi sasaran pelayanan ?

Sesuai Visi, Misi CU, sasaran pengembangan anggota yaitu  masyarakat yang belum sejahtera, masih miskin dan ingin kehidupannya lebih baik.

Apa harapan kepada anggota?

Bisa menikmati apa yang mereka idam-idamkan. Percaya dan setia kepada CU, supaya bisa menambah kesejahteraan keluarga, memiliki tabungan yang  banyak, meminjam dari CU untuk modal, tabungan bisa diwariskan pada keluarga. Sekarang siapkan warisan tabungan, tanah, kebun, rumah semuanya dari CU.

Sumber foto dan tulisan: Sepmiwawalma
Keterangan Foto: Apriano Udasco saat di ruang kerjanya.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, March 5, 2012
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved