Selamat Datang!

CU Betang Asi Tumbuh Luar Biasa

Aset pertama Rp 50 juta, kini Rp 350 M lebih. Keberhasilan CU Betang Asi mendapat apresiasi luar biasa dari kepala dinas koperasi usaha mikro kecil dan menengah kalteng, Jamilah Yakub. Hanya dalam waktu kurang lebih delapan tahun tumbuh luar biasa dan menjadi sangat besar untuk ukuran koperasi.

Saat ini anggotanya ada 25 ribu orang lebih dengan jumlah aset yang terhimpun Rp 350 miliar lebih. Padahal saat berdiri tahun 2003 lalu, jumlah aset awal Rp 50 juta.

“Pencapaian ini luar biasa sekali. Kita sangat berterima kasih kepada pengurus dan pengawas yang telah bekerja dengan baik, sehingga masyarakat percaya, sehingga bertambah terus,” ujar Jamilah usai membuka rapat anggota tahunan koperasi CU Betang Asi, Sabtu (28/1) di gedung wanita.

Jamilah berharap, para pengurus terus meningkatkan kualitas kerjanya dan profesionalisme dalam melayani anggotanya. Karena koperasi itu berorientasi kepada anggota. Pengurus juga harus mandiri dan bisa dipercaya.

Dalam RAT CU Betang Asi, pengurus menyampaikan laporan pertanggung jawabannya dan pengawas menyampaikan hasil pemeriksaan tahun buku 2011. Selain itu ada pembahasan dan pengesahan pola kebijakan pengurus yang diberlakukan tahun 2012. Selain itu juga akan dibahas program untuk tahun 2012.

Sekretaris CU Betang Asi Ambu Naptamis menyampaikan sejak tahun 2003, jumlah anggota yang bergabung terus bertambah. Saat ini ada 25 ribu orang lebih yang telah menjadi anggota. Asetnya mencapai Rp 350 miliar lebih.

Tak hanya jumlah anggota dan aset yang terus berkembang tempat pelayanan CU Betang Asi terus bertambah. Selain di Palangka Raya sebagai kantor pusat ada pula tempat pelayanan di Pulang Pisau, Petuk Liti, Sepang Kota, Kuala Kurun, Tumbang Malahoi. Di bawah tempat pelayanan itu ada Tempat Pelayanan Khusus (TPK). Rencananya ada dua TPK lagi yang akan dibuka, Tumbang Miri dan Tewah.

Ambu menyampaikan bahwa CU Betang Asi berkomitmen untuk terus mendorong ekonomi kerakyatan di Kalteng. CU Betang Asi ini bergerak di sektor keuangan dan pemberdayaan berbasis keuangan. Sekarang akan mencoba untuk mendorong di sektor ritel atau riil.

“Kita berkomitmen untuk mendorong koperasi yang multi usaha. Kita dorong sekarang terus mendorong KPD. Salah satu unit usahanya swalayan, saat ini ada di jalan Rajawali dan jalan Tamanggung Tilung,” ujar Ambu.

Ambu menyampaikan bahwa jangka panjang CU Betang Asi ber cita-cita koperasi bisa menjadi lokomotif gerakan ekonomi kerakyatan. Melalui pinjaman modal dari CU, Ambu berharap sektor riil bisa tumbuh dan berkembang dan bisa menyerap tenaga kerja.

Keterangan Foto: Pengurus, Pengawas, Penasehat dan Panitia RAT berfoto usai kegiatan

Sumber: Kalteng Pos. 30 Januari 2012. Halaman 15
Sumber Foto: Dokumentasi CU Betang Asi


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Tuesday, January 31, 2012
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved