Selamat Datang!

DOCTOR CU Setia Sampai Akhir …

Kamis, 3 Nopember 2011, pukul 14.00 WIB jenasah DR. Amu Lanu A. Lingu,SE, M.Si diletakkan di peristirahatan abadi di Pemakaman Jalan Tjilik Riwut km 2,5 Palangka Raya. Kedukaan dan perasaan kehilangan ada di dalam hati insan-insan CU Betang Asi.

Berbagai perasaan terungkap lewat tangis, pelukan erat bersama keluarga dan pujian penghiburan untuk keluarga besar yang ditinggalkan. Sepmiwawalma, menorehkan perasaannya melalui puisi sebagai ungkapan kesedihan, kebanggaan dan hormat kepada almarhum. Berikut puisi yang ditulisnya:

DOCTOR CU


Setia Sampai Akhir …


Palangka Raya, 2 Nopember 2011


Goresan pena …atas permintaan Ibu Rita Sarlawa (putri kedua almarhum) untuk mengantarkan keberangkatan ayahnya Bapak DR. Amu Lanu A. Lingu, SE, M.Si. ke peristirahatan terakhir, atas karya Almarhum sebagai Pionir CU Betang ASI Palangka Raya


Muara Teweh, 25 Oktober 1956 (55 tahun yang lalu) tangis bayi laki-laki menggema mewarnai dunia, tanpa cacat dan cela, seperti kertas putih yang belum bernoda…

1 November 2011 SELESAI sudah perjalanan mewarnai dunia… Meninggalkan orang-orang terkasihmu: Ibu Yunnie H. Naman belahan jiwamu; Retni Mulyani, Rita Sarlawa, Ari Gunawan putra-putri kebanggannmu serta menantu dan cucu-cucu teman bermain di masa tuamu.

Dan satu lagi CU Betang Asi CINTA SEJATIMU…

Dalam bingkai keilmuwan yang Kau dalami, telah kau rangkai dengan manis kebanggaanmu pada Cinta Sejatimu lewat karya terakhirmu EKSISTENSI GERAKAN KOPERASI KREDIT CU DI INDONESIA yang mengokohkanmu sebagai Doctor CU pertama di Indonesia.

DR. Amu lanu A. Lingu, SE, M.Si. Namamu akan terpatri kokoh di tengah kami, segenggam harap dan cita-citamu akan kami wujudkan. Hasratmu melihat dunia penuh warna melalui ekonomi kerakyatan akan satu demi satu terwujud nyata di tengah kami.

Inilah ringkasan cerita perjalananmu bersama CU Betang Asi.

Medio Februari 2003, Aula Soverdi saksi bisumu. Ketika CU datang hanya dengan bayang dan cerita, yag menghadirkan  tanya apakah mampu diraih. Harap di hati tercipta walau diwarnai dengan kecemasan manusia, namun episode itu telah dilalui olehmu.

26 Maret 2003, Tjilik Riwut Km 1,5. Sebuah ruko kecil nan sempit, mulai jelas gambar samar yang telah terbentuk. Walau tak semua, namun telah ada perjumpaan manusia di sana.

Dari waktu ke waktu, perjalanan terus berlanjut, sekarang rumah impian itu telah terwujud, berdiri kokoh dan berharap menjadi pendekar Ekonomi Kerakyatan di masa depan.

8 tahun lebih usia CU Betang Asi di nahkodai olehmu. Biarlah karyamu meninggalkan jejak kebaikkan bagi banyak jiwa. Engkau di rangkul dengan cinta kasih dan dikenang sepanjang masa.

Ombak pasti datang, kapal harus terus berlayar mencapai tujuan… siapkan nahkoda terlatih dan awak kapal dengan sikap dan hati yang terpuji yang mengarahkan kapal dengan pikiran, perasaan dan iman.

Selamat jalan DOCTOR CU… engkau SETIA SAMPAI AKHIR. Damailah dalam keabadian bersama sang Pencipta.

Sepmiwawalma.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, November 7, 2011
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved