Selamat Datang!

Bayarlah Diri Anda Dulu, Baru Orang Lain

Keinginan merubah apa yang telah menjadi kebiasaan yang sejak awal tertanam dan dijalani sebelumnya memang tidak semudah membalikan telapak tangan. diperlukan kemauan, ketekunan, waktu dan yang pasti harus disertai dengan aksi/perbuatan. Bila tidak maka apa yang ingin dicapai atau dicita-citakan hanya akan menjadi harapan yang tak berujung.


Seperti halnya dalam konsep menabung, dalam teori ekonomi yang diajarkan bahwa menabung adalah hasil dari pendapatan dikurangi pengeluaran. Hingga saat inipun konsep ini masih terus dipertahankan.

Dalam beberapa kesempatan pendidikan dasar CU Betang Asi saya mencoba untuk menanyakan kepada para peserta dengan meminta pengalaman mereka. Dari berbagi pengalaman tersebut jelas tergambar bahwa menabung merupakan pilihan akhir setelah memenuhi kebutuhan hidup dan keinginan.

Konsep ini seperti sebuah doktrin yang melekat dalam pikiran, dilakukan secara terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya kecenderungan lebih besar mereka tidak memiliki tabungan.

Konsep menabung seperti ini secara tidak sadar sudah membuat diri kita bekerja hanya untuk membayar orang lain, tidak ada bentuk penghargaan terhadap hasil jerih payah kita dalam bekerja.

Oleh karenanya konsep ini harus dirubah. Dalam setiap pendidikan CU Betang Asi peserta diberi penyadaran bahwa menabung harus menjadi sebuah kebutuhan sehingga menjadi prioritas. Pola lama harus dirubah dengan menyisihkan hasil dari pendapatan untuk di tabung baru untuk pemenuhan kebutuhan hidup dan keinginan. Besar kecilnya tabungan tergantung dari target yang hendak dicapai.

Pola ini menjadikan tabungan sebagai prioritas utama, bekerja untuk membayar diri sendiri dulu baru orang lain, ada penghargaan pada diri sendiri yang telah menyisihkan waktu dan meninggalkan keluarga untuk bekerja.

Tapi yang paling penting adalah menanamkan sikap disiplin dan melakukan aksi agar nilai tabungan semakin bertambah.

 

Selamat mencoba.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, May 16, 2011
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved