Selamat Datang!

HUT CU Betang Asi ke-8

Tepat tanggal 26 Maret 2011 lalu Credit Union Betang Asi yang berkantor pusat di Palangka Raya berusia delapan tahun. Perayaan acara ulang tahun di lakukan di aula Soverdi yang terletak di kilometer 5,5 jalan Cilik Riwut Palangka Raya.

Berbagai acara di tampilkan pada waktu hari Sabtu dari pukul 17-19 WIB. Berikut kami sampaikan tulisan mengenai acara HUT CU Betang Asi ke-8 secara bersambung. Tahap awal ini kami lampirkan puisi yang dibacakan oleh Sepmiwawalma, salah seorang penggiat awal di CU Betang Asi yang berjudul “RINDUKU UNTUK CU BETANG ASI”

Palangka Raya, Goresan menjelang pagi, Sabtu, 26 Maret 2011

Banyak kabar bergema tersiar di penjuru dunia…

Tsunami Jepang, Krisis Timur Tengah mengalihkan berita utama di negeri ini…

Hari ini 8 tahun yang lalu.

Ya bicara 8 tahun, apa kabarmu CU BETANG ASI?

Tak terasa usiamu sudah 8 tahun, dan jika kau anak manusia, bukankah sudah naik kelas jika kau duduk di Sekolah Dasar dan tentu sudah pandai naik sepeda dan tak akan terjatuh lagi?

Medio penghujung 2002

Kabarmu hanya sekelabat bayang bagi kami

Wajah gagah dan anggunmu hanya gambaran samar yang kadang muncul dan hilang dari angan kami

Segenggam harap dalam hati kami, bisakah kau hadir di tengah kami

Agar hasrat kami puas, karena kami bisa memandang rupamu dengan mata dan batin kami

Medio Februari 2003, Aula Soverdi saksi bisumu

Kau datang hanya dengan  bayang dan cerita, yang menghadirkan tanya apakah tangan ini  mampu meraihmu

Harap di hati tercipta ingin berjumpa dengan rupamu

Ada setitik harap namun diwarnai dengan kecemasan manusia kami

Namun, tak apa episode itu telah kami lalui

26 Maret 2003, Tjilik Riwut KM 1,5

Sebuah ruko kecil nan sempit, mulai jelas gambar samar yang telah terbentuk.

Ketika Antonius Anyu harus meninggalkan ruko kecil itu untuk memberi perhatian di Meratus dan Ampah..

Saya bersama teman saya Elisabeth melayani anggota dengan segala keterbatasan kami

Setelah siang hari Pak Ambu dan Goris mengganti posisi kami

Yah entah apa yang ada di benak masing masing kami…hanya kami dan Tuhan yang tahu

Walau tak semua, namun telah ada perjumpaan manusia di sana

Dan ketika keluar dari tempat perjumpaan itu

Dihadang dengan sekelabat aroma kurang wangi

Tak apa itu hanya sementara, tak selamanya

Karena episode itu harus dilalui dan kelak  aroma tak wangi itu akan kau tinggalkan dan dia akan jadi sejarah

Perjalanan terus berlanjut, sekarang rumah impianmu telah terwujud, berdiri kokoh dan berharap menjadi pendekar masa depan

Rinduku

Biarlah kau tetap menjadi pendekar masa depan

Tinggalkan kebaikan,lepaskan kebijaksanaan

Agar beribu jiwa menerima manfaat dari kehadiranmu

Tinggalkan kasih sayang, lepaskan ketamakan

Agar engkau dirangkul dengan cinta kasih dan dikenang sepanjang masa

Ombak pasti datang,kapal harus terus berlayar mencapai tujuan

Siapkan nakhoda terlatih dan awak kapal dengan sikap dan hati yang terpuji yang mengarahkan kapal dengan pikiran,perasaan dan iman.

SEPMIWAWALMA

 

Sumber puisi: Sepmiwawalma

Sumber foto: dokumen cubesi.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Monday, April 11, 2011
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved