Selamat Datang!

TP BM TEMPATI KANTOR BARU

Setelah cukup lama menanti akhirnya anggota CU Betang Asi TP Batuah Marajaki pantas berbangga dengan dibangunnya kantor baru tempat melayani anggota di wilayah Petuk Liti dan sekitarnya.

Amu Lanu A. Lingu selaku ketua pegurus CU Betang Asi Palangka Raya dalam sambutannya mengharapkan dapat menjaga gedung milik kita bersama ini, ungkapnya. Lebih jauh Amu Lanu mengatakan, bahwa sesungguhnya manusia adalah bagian terpenting dari Credit Union bukan uang yang ada padanya, karena membangun karakter manusia itulah hal yang utama

Tepat pukul 09.07 WIB, di hari Selasa 11 Januari 2011, Amu Lanu menorehkan tanda tangannya di prasasti peresmian kantor TP Batuah Marajaki CU Betang Asi Kalimantan Tengah.

Berikut salinan dari sambutan yang disampaikan oleh Amu Lanu A. Lingu:

YTH Camat atau yang mewakili,

Bapak KAPOLSEK,

Bapak Pastor dan

Pendeta, serta khususnya kepada

Bank Mega,

Bank Tabungan Negara (BTN)

saya ucapkan selamat datang di tempat ini,

para pengurus yang saya hormati

serta seluruh hadirin yang saya cintai.

Selamat pagi dan salam sejahtera pada kita semua.

Kita tadi telah mendengar sambutan dari panitia pelaksana pembangunan kantor TP Petuk Liti, CU Betang Asi ini dan juga kita melewati suatu proses secara adat memasuki kantor ini saya sebagai ketua CU Betang Asi merasa sesuatu yang spesifik untuk kita semua.

Memang rancangan pembangunan gedung ini cukup lama, sejak Betang Asi meletakkan kantor TP-nya di sini yang menyewa di depan sana, di rumah Pak Pitur dan sebagai pioneer penggeraknya di sini pada awalnya adalah Pak Pitur dengan teman-teman.

Dulu pada awalnya ragu-ragu membangun gedung di sini dan membeli tanah di sini tapi setelah kami mencermati perkembangan masyarakat dan animonya memasuki CU, pada tahun 2004/ 2005 kami memutuskan beli saja tanah di sini dan kita bangun .

Khayalan itu juga tercapai pada hari ini dan cita-cita itu dapat kita lihat dan di luar pikiran kami juga bahwa gedungnya ini adalah seperti ini, tapi gedung kami CU Betang Asi ini  yang kita miliki bersama adalah sudah punya format, sudah sepakat di dalam rapat pengurus adalah bentuknya seperti ini.

Kalau membangun di tempat lain juga TPnya bentuknya seperti ini. Jadi TP ini adalah yang kedua setelah Kuala Kurun. Jadi kalau Bapak/ Ibu sampai ke  Kuala Kurun melihatnya sama seperti ini, seperti juga di Palangka Raya, di atasnya sama juga seperti ini.

Itu adalah menggambarkan pelayanan kepada anggota, bahwa Credit Union itu ada aturan yang sama. Perlu kami informasikan bahwa untuk mencapai misi CU Betang Asi itu ada 2 usaha utama yang dijalankan atau dikenal dengan core business.

Pertama, pelayanan keuangan dan yang kedua, adalah peningkatan kapasitas atau capacity building. Tapi di dalam pengembangannya ini yang paling banyak menggunakan sumber daya manusia adalah pengembangan kapasitas dimana kami menggunakan tenaga kolektor, tenaga fasilitator untuk melakukan pendidikan dan pelatihan pada anggota baru sampai ke desa-desa dan membutuhkan suatu kesiapan proses pembelajaran yang memerlukan suatu skill kepada para fasilitator-fasilitator dan tenaga-tenaga pendidik kami di daerah-daerah. Oleh karena itu Betang Asi bisa melayani sampai ke desa-desa.

Pertimbangan kantor pada suatu wilayah tertentu terutama seperti TP Petuk Liti ini adalah pertimbangan wilayah dan komunitas Credit Union yang ada di tengah-tengah masyarakat di situ. Kami punya 14 tempat melayani, baik Tempat Pelayanan Khusus (TPK), maupun Tempat Pelayan (TP) seperti yang ada di belakang POLJAK halaman kuning, di situ Tempat Pelayanan kami sampai ke daerah-daerah.

Perkembangan CU Betang Asi ini sehingga memerlukan gedung juga tidak mudah dan kita ada patokan pengendalian keuangan yang namanya PEARLS kalau di dunia perbankan itu CAMEL.

PEARLS itu singkatan dari, Protection (keamanan), Effective Financial Structure (struktur keuangan efektif), Asset Quality (kualitas aset), Rate of Return and Cost (tingkat pendapatan, penerimaan dan biaya), Liquidity (Likuiditas), Sign of Growth (tingkat pertumbuhan).

Salah satu pertimbangan dari effective financial structure (stuktur keuangan efektif) untuk membangun gedung ini, asset yang dimiliki di sini tidak boleh melebihi dari 5% dari total asset TP Petuk Liti. Jadi tidak boleh lebihdari 5% kita hitung-hitung kemarin perencanaannya.

Jadi kalau dia kurang dari 5% ya… tidak bisa dibangun harus asetnya itu 5% dari total asset, dihitung-dihitung di sini berapa ratus juta dia dibagi, kalau dia kurang lebih 5% plus pertumbuhan berikutnya akan mencapai 5%, itu salah satu prinsip di dalam koridor alat pengendalian keuangan dalam PEARLS tadi.

Banyak daerah lain yang mau kita bangun tapi keinginan masyarakat yang mau membangun seperti ini gedungnya,  luas tanah dan sebagainya tapi setelah di kali 5% dengan total asset memang belum sampai, sabar saja.

Kita akan menunggu sampai aset di tingkat TP itu tercapai sehingga mampu membangun gedung, kalau tidak begitu deficit, kurang likuiditas. Saya sebagai ketua CU Betang Asi mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah berupaya dengan keras membangun ini seperti yang dilaporkan tadi dan juga kepada masyarakat di sekitar Petuk Liti dan anggotanya atas partisipasi sehingga tuntas 100% gedung ini telah selesai telah tercapai  dan pesan saya kepada seluruh anggota dan masyarakat Petuk Liti bahwa kantor ini adalah milik kita semua, milik Bapak/ Ibu anggota di sini biarlah sama-sama kita menjaga dan memeliharanya baik dari segi keamanan dan sebagainya karena waktu anda memasuki anggota Credit Union ada kontribusi anggota untuk gedung ya … ini wujudnya.

Jadi kita layani semuanya, kalau kita sendiri tidak mampu membangun ini, tapi oleh kita orangnya banyak, karena Credit Union ini adalah organisasi orang-orang  seperti yang saya katakan tadi adalah pengembangan kapasitas. Salah satu kapasitas yang kita bangun itu adalah lembaga dan orang-orangnya baru uangnya. Jadi uang itu kedua saja tapi character building dan capacity building tadi yang kita bangun.

Nah, salah satu character building yang mau kita bangun di CU ini adalah pertama ada lagunya itu, 3 pilar Credit Union,

“…tiga pilar credit union, pendidikan, swadaya dan solidaritas…”

Itu dia, salah satu solidaritas kita adalah membangun gedung, pendidikan kita lakukan dan salah satu solidaritas adalah sama-sama menabung sesuai dengan kemampuan kita. Ada 3 jenis tabungan di situ, simpanan pokok, simpanan wajib dan duit turus, serta di tambah yang lain.

Kalau kita sedikit, sendiri saja tidak mampu, oleh karena itu kita memutar uang yang ada, salah satu tujuannya kita harus memberikan/ menyalurkan uang yang kembali, uang yang dikumpulkan di CU ini kembali kepada anggota. Jadi harus 70-80% kebijakan CU itu harus diberikan pinjaman kepada anggota, harus anggota yang pinjam. Itu salah satu indicator yang di struktur keuangan yang efektif.

Nah, semuanya ini tidak bisa berjalan dengan baik kalau tidak dipahami oleh kita semua. Credit Union ini dibangun bukan atas motivasi uang tetapi atas motivasi kesadaran seseorang masuk Credit Union dengan filosofi, masuk Credit Union adalah menolong diri sendiri dan menolong orang lain. Ini sangat prinsip yang di ajarkan oleh Raiffesen dari Jerman pada abad ke-19.

Dengan kita masuk Credit Union diri sendiri juga tertolong dan orang lain yang masuk Credit Union itu juga tertolong. Bagaimana caranya?. Caranya dari kebijakan yang ada uang itu terkumpul boleh dipinjam oleh anggota, anggota membayar bunga dan simpanan pokok, yang lain menabung disitu, juga dividennya itu terus berkembang uangnya ini yang merupakan karakteristik koperasi Credit Union yang dijalankan sehingga ia bisa bertumbuh besar.

Tidak ada koperasi di Kalimantan Tengah di luar Credit Union yang anggotanya sampai puluhan ribu, dan di Indonesia ini ada 46 Credit Union yang bersatu dalam PUSKOPDIT Badan Koordinasi Credit Union Kalimantan yang kantor pusatnya di Pontianak . Dan 46 itu termasuk Betang Asi, PUSKOPDIT ini juga bergabung dalam Induk Koperasi Kredit di Jakarta yang terdiri dari 28 anggota PUSKOPDIT seluruh Indonesia. Tapi yang terbesar asetnya ialah PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan ada 9 Credit Union jadi supporter member dari anggota ACCU (Asian Confederation of Credit Unions) di Asia.

Di dunia namanya WOCCU (World Council of Credit Unions) di Madison tempatnya dan association khususnya di Asia, mempersiapkan  capacity  building khususnya kepada seluruh pengurus dan manajemen Credit Union yang standar untuk dikelola. Jadi semua manajer dan staf yang ada di Credit Union ini sudah memiliki sertifikat setara Asia, pengakuan mereka untuk keterampilan  menyusun laporan keuangan, melayani dan sebagainya mereka sudah dilatih standar Asia. Dan kitapun mempersiapkan diri pada tahun 2012/ 2013 nanti untuk mengikuti di tingkat Asia dan dari 46 Credit Union yang di BKCUK, kita Betang Asi memiliki rangking ke-3 di Kalimantan baik asset maupun kualitas manajemen juga kualitas tabungan anggota.

Jadi kita sudah 4 tahun ini sudah mendapat sertifikat supporter member pada ACCU (Asian Confederation of Credit Unions) dari Bangkok, jadi kalau Bapak/ Ibu heran kenapa Credit Union seperti ini, di daerah pun dia seperti ini, di Palangka Raya juga. Kita punya standar manajemen Asia, itu yang kami jalankan.

Pengurus pun ada syaratnya tidak bisa langsung diangkat dia harus memiliki sertifikat kepengurusan dari standar Asia yaitu, CUDCC (Credit Union Director Competency Course) dan semua pengurus di sini semua ikut pelatihan itu. Kalau dia tingkat manajemen CUMCC (Credit Union Manajement Competency Course).

Itu informasi kepada Bapak/ Ibu sekalian bahwa perkembangan Credit Union di Palangka Raya Kalimantan Tengah ini cukup berkembang baik tapi dengan baiknya juga sebenarnya akibat keberhasilan dari teman-teman para fasilitator dan pelayanan di daerah-daerah dan seluruhnya seperti ada di belakang buku kuning itu.

Tidak banyak yang dapat saya sampaikan dan dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, gedung ini resmi kita gunakan dan bisa digunakan  tempat pelayanan sesama kita untuk mencapai hidup sejahtera dan bahagia kepada seluruh anggota.

Sekian, TUHAN memberkati!

Sumber berita & foto: Rokhmond Onasis


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Thursday, January 13, 2011
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved