Selamat Datang!

KUNJUNGAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN UKM KE CU BETANG ASI

DALAM RANGKA KUNJUNGAN KERJA KE KALIMANTAN TENGAH




Senin, 18 Oktober 2010 merupakan salah satu bagian yang bersejarah bagi Credit Union (CU) Betang Asi.  Pada hari itu CU Betang Asi mendapat kunjungan dari Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Dr. Syarifuddin Hasan.


Kunjungan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia didampingi oleh Assiten Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Drs. Hardy Rampay, M. Si. dan Deputi VI Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha DR. Ir. Choirul Djamhari, M. Sc. beserta dengan rombongan.



Rombongan Menteri Negara Koperasi dan UKM diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE., M. Si. beserta anggota Dewan Pengurus, Badan Pengawas, dan Manajemen CU Betang Asi.


Ketua Dewan Pengurus CU Betang Asi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kedatangan menteri beserta rombongan ke CU Betang Asi sangat mengejutkan dan menimbulkan rasa terharu bercampur cemas.  Karena kunjungan yang dilakukan menteri merupakan kunjungan yang pertama kalinya untuk KOPDIT CU Primer di lingkungan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.


Dibawah ini merupakan isi sambutan dari Ketua Dewan Pengurus CU Betang Asi, Dr. Amu Lanu A. Lingu, SE., M. Si. dalam rangka acara kunjungan kerja Menteri Negara Koperasi dan UKM :


Yang terhormat:

1. Bapak Menteri Koperasi dan UKM beserta rombongan;

2. Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Tengah;

3. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah;

4. Bapak/Ibu Anggota KOPDIT Credit Union Betang Asi;

5. Pengurus, Pengawas, Manajemen KOPDIT Credit Union Betang Asi.

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera bagi kita semua.

Dengan rasa gembira patut kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat berkumpul di tempat ini diberikan kekuatan, kesehatan oleh RakhmatNya untuk dapat menghadiri acara kunjungan kerja bapak Menteri Koperasi UKM di gedung kantor pusat KOPDIT CU Betang Asi.


Suatu kehormatan bagi keluarga besar KOPDIT Credit Union Betang Asi dan seluruh KOPDIT Credit Union primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan atas perkenannya bapak Menteri beserta rombongan berkunjung di tempat ini. Untuk itu kami ucapkan selamat datang di Bumi Tambun Bungai. ”Handep Hapakat Sewut Batarung” artinya, kedatangan bapak menteri beserta rombongan sudah diketahui secara meluas bagaikan sinar kilat bersama petir menjujung semangat bermusyawarah untuk kebaikan bersama. Demikian makna dari slogan KOPDIT CU. Betang Asi.


Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang saya hormati,

Kedatangan bapak menteri beserta rombongan ke kantor pusat KOPDIT CU. Betang Asi sangat mengejutkan dan menimbulkan rasa terharu bercampur cemas bagi seluruh pengurus, pengawas, manajemen dan anggota. Rasa terharu karena tidak terbayangkan oleh kami semua, bahwa bapak menteri bisa menengok kami yang masyarakat kecil ini, tapi pikiran lain terlitas profil bapak menteri melalui berbagai sambutan yang terpublikasikan diberbagai media bahkan yang terkesan sambutan bapak pada majalah Batavia Air tentang SMESCO promosi produk yang berkualitas hasil karya anak bangsa.....! kalau demikian sangat mungkin bapak menteri bisa datang. Rasa cemas menghantui kami karena terlintas bermacam-macam dalam pikiran termasuk bentuk penyambutannya bagaimana ? Karena di lingkungan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, KOPDIT CU primer tidak pernah mendapat kunjungan oleh Bapak Menteri langsung baru hari ini dan yang pertama kali. Bahkan pemberitahuan resmi dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimanan Tengah baru hari Sabtu, 16 Oktober 2010 sekitar pukul 11.15 WIB. Setiap hari Sabtu kantor KOPDIT CU. Betang Asi tidak ada pelayanan kepada anggota, kebetulan dibuka pintunya untuk kegiatan pendidikan dasar kepada anggota baru atau rapat-rapat manajemen dan pengurus. Tetapi yang mengejutkan GM dan Deputy manajer kami bahwa, Ibu Dra. Jamilah Yakub Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Kalteng yang datang menyampaikan surat pemberitahuan tersebut.


Namun kecemasan dan keraguan tersebut terbukti Bapak Menteri beserta rombongan tiba dan berada ditengah-tengah kita mari kita tepuk tangan untuk kedatangan Bapak Menteri kita.


Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang saya hormati,

KOPDIT Credit Union Betang Asi sebagai CU primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan berdiri 26 Maret 2003 yang pada pada awalnya beranggotakan 32 orang dengan aset Rp. 480.000,- perkembangannya sampai per 31 September 2010 jumlah anggota 17.917 orang dengan total aset Rp. 221.896.236.915,- Nilai tersebut merupakan laporan konsolidasi terdiri dari Kantor Pusat, 6 (enam) Kantor Tempat Pelayanan, (7) Kantor Tempat Pelayanan Kas yang tersebar di Kota Palangka Raya dan 4 (empat) Kabupaten ( Gunung Mas, Katingan, Pulang Pisau dan Kapuas). Memang nilai aset demikian kalau didengar sepintas cukup besar, dapat dikatakan wah.... tetapi jangan lupa bahwa semuanya itu dimiliki oleh 17.917 orang artinya, aset per orang rata-rata Rp. 12.384.675,83,-


Mungkin ada yang bertanya mengapa sampai tercipta demikian ? KOPDIT CU. Betang Asi menjalankan beberapa hal yang sekaligus menjadi suatu ciri khusus dan keunikan KOPDIT CU Primer anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan tetap eksis dan berkembang antara lain:





































1.Konsep Dasar Pengembangan Produk. Bersifat fundamental sebagai dasar pengembangan produk KOPDIT Credit Union pada filosofi kehidupan petani (A.R Mecer, 1998). Dalam kehidupan dan kesederhanaannya petani, dapat dipetik 3 (tiga) kegiatan utama dari pekerjaan rutinitas dan karyanya setiap hari: makan-minum, menanam dan memelihara hubungan sosial di lingkungan dimana ia berdomisili.
a.Kegiatan makan-minum memberi makna, bahwa petani harus menyisihkan hasil untuk memenuhi kebutuhan setiap hari atau jangka waktu tertentu. Filosofi ini menginspirasikan bahwa KOPDIT Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk simpanan harian dan simpanan berjanka yang dapat dimanfaatkan oleh anggota untuk memobilisasikan uangnya sementara selang secara harian atau jangka waktu tertentu tidak digunakan, tetapi dapat dihitung nilai balas jasa simpanannya.
b.Kegiatan menanam berarti memberi makna, bahwa petani juga memikirkan kehidupannya dimasa yang akan datang, bahwa petani harus menyisihkan hasil panennya yang terbaik untuk dijadikan bibit guna ditanam kembali. Filosofi ini menginspirasikan bahwa KOPDIT Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk simpanan dalam jangka waktu tak terhingga, yaitu: simpanan saham (Simpanan Pokok, Simpanan Wajib) dan simpanan setara saham (simpanan unggulan) di KOPDIT CU Betang Asi menggunakan istilah lokal “duit turus”.
c.Kegiatan dan keterlibatan kehidupan petani tetap memlihara hubungan sosial. Dalam hal ini dapat memberi makna:

  1. Tolong menolong, rasa hubungan sosial tetap dijaga dan terpelihara karena dalam kondisi kehidupan tertentu ada anggota masyarakat yang memiliki kelebihan dan berkekurangan secara materi. Anggota masyarakat yang berkelebihan dapat membantu yang berkekurangan minimum memberi pinjaman secara ekonomi. Dengan prinsip tolong menolong ini terinpirasikan secara ekonomi produk pinjaman.

  2. Mengunjungi kegiatan sosial, ritual, adat istiadat, bahwa petani juga memikirkan kehidupannya sehari-hari memelihara hubungan baik dengan sesama dengan menyisihkan sebagian pendapatannya untuk kegiatan-kegiatan ritual tersebut. Filosofi ini menginspirasikan bahwa Credit Union membuat instrumen finansial berupa produk
    sosial bersifat solidaritas kepada anggota seperti: solidaritas kesehatan, uang duka, dan lain-lain produk sosial sesuai dengan kebutuhan KOPDIT Credit Union Primer masing-masing.


2.Membangun karakter(Character Building) berpegang pada tiga pilar Credit Union, yaitu melaksanakan pendidikan dan pelatihan terus menerus menurut jenjangnya kepada pengurus, manajemen dan anggota; swadaya dan solidaritas dari anggota telah diekpresikan dalam seluruh produk yang dikembangkan dengan filosofi petani. Implementasi dan ekpresi terhadap pendidikan, swadaya dan solidaritas berproses dalam diri anggota tersentuh dan sadar melalui pengenalan dan penghayatan terhadap nilai nilai dan prinsip KOPDIT Credit Union.
3.Penguatan Kapasitas KOPDIT CU Betang Asi.

Penguatan kapasitas melalui: a) Aktivitas berbasis masyarakat (base community), karena sebagai anggota berasal dari lintas profesi; b) Tata kelola, merumuskan dan menyepakati berbagai aturan organisasi, SOP, Pola Kebijakan, Perencanaas Strategis dan Perencanaan Bisnis. Kesepakatan tersebut final melalui rapat anggota tahunan; c) Konsisten menerapkan garis demarkasi manajemen pemisahan otoritas manajemen antara pengurus dan manajemen/staf; d) Melaksanakan pendidikan/pelatihan kepada pengurus, pengawas minimum memiliki sertifikat Credit Union Director’s Competency Course (CUDCC) dari PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, untuk manajemen/staf minimum memiliki sertifikat Credit Union CEO’s Competency Course (CUCCC) dan kursus teknis lainya dari PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan untuk anggota minimum mendapat pendidikan motivasi dan pendidikan dasar Credit Union; e) Menggunakan alat pengendalian keuangan konsisten dengan pedoman struktur keuangan efektif agar terjaga kondisi ideal keuangan dengan tingkat likuiditas 10-20% dari total aset; uang beredar/pinjaman kepada anggota 70% -80% dari total aset, kredit lalai ? 5% dari total aset, sarana dan prasarana ? 5% dari total aset, saham 10%-20% dari total aset, non saham 70%-80%, modal lembaga ?10%); f) Penyelesaian kredit lalai dengan mengutamakan pendekatan persuasif konstruktif; g) Penerapan Teknologi Komunikasi Informasi pada saat ini sedang berjalan kami menerapkan sistem komputerisasi koperasi kredit yang dirancang oleh INKOPDIT Jakarta. Tetapi tahun 2011, akan menggunakan desain teknologi komunikasi informasi yang baru menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan organisasi hasil kerjasama PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dengan Universitas Gunadarma Jakarta; h) Mendapat pembinaan kelembagaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Koperasi UMKM.
4.Peranan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.

PUSKOPDIT BKCU Kalimantan yang berkedudukan di Pontianak merupakan anggota INKOPDIT Jakarta. Sampai saat ini, INKOPDIT beranggotakan 32 PUKOPDIT dengan total asset Rp. 8.037.486.428.878,- sedangkan total asset PUSKOPDIT BKCU Kalimantan Rp. 3.708.791.262.479,- atau memiliki rasio 46,14 % dati total aset INKOPDIT. Artinya, posisi asset INKOPDIT 46,14% berada pada PUSKOPDIT BKCU Kalimantan, bahkan sejak tahun 1982 sampai tahun 2009 dari sisi asset dan jumlah anggota PUSKOPDIT BKCU Kalimantan selalu berada pada posisi nomor urut teratas pada daftar yang dipublikasikan buletin INKOPDIT.

Perkembangan KOPDIT CU Betang Asi, tidak terlepas dari peranan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan sampai saat ini beranggotakan kopdit CU primer sebanyak 46 CU yang tersebar di beberapa tempat di nusantara: Kalimantan Barat 21 Kopdit CU primer, Kalmantan Timur 5 Kopdit CU Primer, Kalimantan Tengah 4 Kopdit CU Primer ( Betang Asi Palangka Raya, Sumber Rejeki Ampah, Eka Pambelum Itah Sampit Kotim, Remaung Kecubung Pangkalan Bun = 81.000 orang ), Jakarta dan Jawa 3 Kopdit CU Primer, Batam.

Perlu pula dinformasikan kepada Bapak Menteri, bahwa pada bulan Mei 2011 ada dua momentum penting sebagai agenda PUSKOPDIT BKCU Kalimantan.

Momentum pertama, akan diadakan seminar nasional Kopdit Credit Union sehari sebelum dilaksanakannya Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2010 dengan pembicara menghadirkan birokrat, praktisi dan akademisi dan harapan besar panitia kiranya berkenan Bapak Menteri sebagai salah satu pembicara kunci (Keynote Speaker) dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2011 karena tuan rumah pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan Kopdit CU. Bererod Gratia Jakarta.

Momentum kedua, akan dilaksnakan konferensi internasional Credit Union bersamaan dengan kegiatan Gawai Dayak minggu ke 3 bulan Mei 2011 di Pontianak. Sebagai panitia kunci Universitas Gunadarma bekerjasama dengan PUSKOPDIT BKCU Kalimantan dan Pemda Prov. Kalbar. Menghadirkan Eksekutif director ACCU dan federasi CU anggota ACCU, Federasi CU Canada dan Jerman.

Bapak Menteri dan hadirin sekalian yang berbahagia.



Pada kesempatan ini pula saya sampaikan salam hormat dari Bapak A. R Mecer Ketua PUSKOPDIT BKCU Kalimantan ucapan terima kasih atas kunjungan Bapak Menteri beserta rombongan, kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Prov. Kalimantan Tengah atas perhatiannya.
Selanjutnya, setelah acara ini kami persilahkan dengan hormat Bapak Menteri beserta rombongan meninjau ruang kantor.
Mungkin karena berbagai keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, menyebabkan penyambutan kami kepada bapak dan ibu serta hadirin sekalian, sehingga ada sesuatu hal yang kurang berkenan mohon maaf dan harap maklum. Seperti kata pepatah: ” Tiada Gading yang Tak Retak ”.



Menteri Negara Koperasi dan UKM dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kinerja Credit Union yang berkembang pesat.  Menteri juga mendorong agar Koperasi simpan pinjam lebih meningkatkan aktifitasnya dan bekerjasama dengan Credit Union  dalam menyalurkan bantuan dari pemerintah khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR).  Diharapkan dengan adanya penyaluran KUR, pertumbuhan ekonomi rakyat, penyerapan tenaga kerja dan tingkat kesejahteraan ekonomi rakyat bisa semakin meningkat.


Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia merasa yakin dengan Credit Union.  Melihat kinerja Credit Union yang ada sekarang ini menteri meyakini bahwa Credit Union di Kalimantan Tengah akan menjadi Credit Union terbaik dan menjadi salah satu acuan institusi Koperasi Kredit di Indonesia.







Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Thursday, October 21, 2010
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved