Selamat Datang!

KELOMPOK INTI : Riwayatmu Dulu dan Kini

Perkembangan dan kemajuan Credit Union Betang Asi yang kini memasuki usia ke–7 di tahun 2010 tentu sangat menggembirakan dan membanggakan setiap insan CU, perjuangan yang tidak pernah lelah dalam memperkenalkan dan mengembangkan CU Betang Asi tidak pernah lepas dari peran serta para pengurus, pengawas, manajemen dan anggota baik secara pribadi maupun dalam sebuah kelompok yang kemudian di kenal dengan nama Kelompok Inti.

Bila mengingat kembali pada masa-masa awal pembentukan CU Betang Asi peran kelompok inti dalam mensosialisasikan CU menjadi sangat penting karena informasi tentang Credit Union di tengah-tengah masyarakat kota Palangka Raya khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya masih sangat minim. Berbagai cara dan upaya terus dilakukan dalam mensosialisasikan CU baik melalui pertemuan formal ataupun informal.

Salah seorang anggota yang terlibat aktif dalam kelompok inti sejak awal hingga saat ini yaitu A.U.G Adi Subrata yang lebih dikenal dengan sebutan Pak Gun mengatakan bahwa pada awalnya kelompok inti adalah para pengurus dimana upaya yang dilakukan saat itu adalah melakukan pendekatan ke institusi–institusi gereja karena melihat sejarah bahwa pintu masuknya adalah gereja, hal lain yang dilakukan adalah penyadaran diri sendiri dengan melibatkan seluruh anggota keluarga batih untuk masuk CU. Hal lain yang dilakukan juga dengan mendatangi kelompok-kelompok masyarakat baik yang ada di kota atau di kampung.

Semangat dan perjuangan dalam mensosialisasikan Credit Union tentu juga memerlukan pengorbanan baik tenaga, pikiran dan bahkan dengan rela mengeluarkan biaya sendiri karena pada saat awal pembentukan tidak cukup dana untuk melakukan sosialisasi dengan menggunakan dana lembaga. Hal ini dilakukan tidak lain karena ingin mengangkat masyarakat Kalteng khususnya orang Dayak tanpa memandang status, ungkap Pak Gun yang ditemui di kediamannya (11/6).

Ketika ditanya bagaimana peran kelompok inti saat ini Pak Gun yang pernah menjadi Pengawas periode 2004 – 2008 di CU Betang Asi mengatakan bahwa tampaknya kelompok inti saat ini hanya pada tataran konsep sementara pelaksanaan lapangan masih kurang, ditambah lagi setiap kali kegiatan pendidikan dasar fasilitator selalu mengajak 1 orang anggota mengajak 1 orang lain untuk menjadi anggota, hal lain yang juga ikut mempengaruhi adalah semakin dikenalnya CU di kalangan masyarakat sehingga saat dulu pengurus yang mencari anggota saat ini masyarakat justru mencari CU, kondisi ini yang kemudian turut mempengaruhi daya juang para Kelompok Inti.

Saat ini memang dirasakan bahwa peran kelompok inti sangat kurang bahkan ada anggapan Kelompok Inti sudah tidak menjadi kebutuhan utama dalam program CU Betang Asi, namun demikian Pak Gun tetap berharap bahwa Kelompok Inti tetap ada sebagai salah satu pilar dalam memperkenalkan, mengembangkan, membesarkan dan menjaga agar CU Betang Asi semakin besar dan abadi. Oleh karenanya Pak Gun berpesan agar Program-program yang dibuat untuk kelompok inti diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan dan diharapkan partisipasi aktif para kelompok inti untuk terus meningkatkan kapasitasnya melalui kegiatan-kegiatan pelatihan baik di CU atau di lembaga-lembaga lain yang sejalan dengan visi misi Credit Union Betang Asi. (and)


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Tuesday, June 15, 2010
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved