Selamat Datang!

Lembaga Dayak Panarung (LDP)



SEJARAH LEMBAGA DAYAK PANARUNG

Cikal bakal Lembaga Dayak Panarung telah ada sejak tahun 1999, diawali dengan kegiatan diskusi-diskusi kritis tentang Masyarakat Dayak, leingkungan hidup dan kondisi lokal dari anak-anak muda Dayak yang terpanggil untuk berserikat.  Beberapa anak muda yang masih setia berkumpul kemudian bersepakat dan merumuskan sebuah cita-cita baru untuk terus eksis melakukan pemberdayaan masyarakat, sehingga pada tanggal 17 Pebruari 2001 di Palangka Raya, dengan akta Notaris No. 8 tanggal 19 Maret 2001 dari kantor Notaris ELLY NATHALINA, SH. lahirlah sebuah lembaga independent dengan nama Yayasan Dayak Panarung yang disingkat YDP.

Kemudian melalui Strategic Planning (SP) yang dilaksanakan pada tanggal 15 - 17 Pebruari 2003 berganti menjadi Perkumpulan dengan nama Lembaga Dayak Panarung (LDP) berdasarkan Akta Notaris No. 5 tanggal 17 Pebruari 2003, dari kantor Notaris NURUL YAYUK ANDAYANI, SH.

Panarung berarti orang yang berjuang karena Lembaga Dayak Panarung (LDP) memandang kehidupan adalah suatu perjuangan untuk memanusiawikan kehidupan agar menjadi manusia yang mandiri secara ekonomi bermartabat secara budaya dan berdaulat secara politik.

VISI, MISI, dan MOTO

  1. Visi "Masyarakat adat Dayak Kalimantan Tengah mandiri secara ekonomi, berdailat secara politik, bermartabat secara budaya berdasarkan semangat Handep Hapakat Manjujung Tarung"

  2. Misi "Lembaga Dayak Panarung melakukan pemberdayaan masyarakat dan perempuan adat, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kapasitas kelembagaan dan aktivis yang militan"

  3. Moto " Mamut Menteng Harati Manang" artinya Gagah Berani Cerdas Menang.

PROGRAM DAN KEGIATAN

  1. Penguatan Ekonomi Kerakyatan : (a)  Memfasilitasi pendirian, penguatan da pengembangan CU Betang Asi, CU Eka Pambelum Itah, dan Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) bekerja sama dengan SegeraK Pancur Kasih dan elemen gereja baik Katolik maupun Protestan. (b) Memberikan pelatihan-pelatihan alternatif untuk masyarakat lokal di beberapa wilayah di Kalimantan Tengah dalam upaya menguatan Gerakan Ekonomi Kerakyatan.

  2. Penguatan Perempuan Adat Dayak melalui fasilitasi Pendidikan Alternatif berperspektif Keadilan Gender dalam bentuk pelatihan, diskusi kritis, lokakarya, seminar, dan Focus Group Discussion (FGD).

  3. Penguatan Masyarakat Adat dan Organisasi Rakyat bekerjasama dengan CU Betang Asi, CU Eka Pambelum Itah, CU Sumber Rejeki dan KPD Kalteng dalam bentuk fasilitasi dan memberikan pendidikan bagi petani karet sehingga dapat mengorganisir diri melalui pendirian beberapa Serikat Pentani Karet (SPK) di Wilayah Kalimantan Tengah.

BADAN EKSEKUTIF


1.Direktur:Ambu Naptamis, SH., MH.
2.Keuangan:Marchony N., SE.
3.Koordinator Program Penguatan Ekonomi Kerakyatan:Sepmiwawalma, SH.
4.Koordinator Program Penguatan Perempuan Adat Dayak:Mastuati, SH.
5.Koordinator Program Penguatan Masyarakat Adat dan Organisasi Rakyat:Rokhmond Onasis, SP.



Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Thursday, March 25, 2010
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved