Selamat Datang!

“INVESTASI KEUANGAN DI CREDIT UNION (CU), PASTI TIDAK AKAN MENYESAL”

CREDIT UNION (CU).  Mendengar nama Credit Union disebutkan membuat orang-orang bertanya-tanya “lembaga apa lagi ini …? jangan-jangan sama seperti lembaga yang lain, pergi membawa kabur uang anggotanya!”.

Terjadinya krisis kepercayaan terhadap lembaga-lembaga keuangan yang ada memang menjadi fenomena yang tidak asing lagi didengar di kalangan masyarakat pada umumnya, apalagi siaran televisi baru-baru ini, koropsi di lembaga keuangan, ATM kebobolan, ini membuat resah para pengguna jasa lembaga keuangan sebagai tempat menyimpan dan investasi keuangan masyarakat.

Nah … munculnya lembaga keuangan Credit Union di masyarakat menambah tanda tanya masyarakat “jangan-jangan … jangan-jangan” bayangan ketakutan (trauma) masyarakat terhadapt kondisi keterpurukan lembaga-lembaga keuangan yang terjadi di Indonesia baru-baru ini menjadi salah satu penyebab kurangnya perkembangan Credit Union di kalangan masyarakat.

“Saya anggota CU Betang Asi di Palangka Raya – Kalimantan Tengah, menjadi anggota Credit Union pada tanggal 15 Juni 2004 dengan nomor anggota 102.299 investasi di CU pada saat mendaftar menjadi anggota sebesar Rp. 5.000.000,- dengan mengajukan kredit Kapitalisasi selama 60 bulan.  Sampai sekarang (6 tahun) investasi saya di CU Betang Asi sebesar lebih dari Rp. 34.000.000,- bahkan jumlah investasi keluarga saya (saya, istri, dan anak) di CU sampai sekarang ini berjumlah lebih dari Rp. 101.000.000,- dulu mimpi sekarang betul-betul nyata. Sebagai tempat berinvestasi, saya juga bisa menggunakan CU sebagai tempat dalam memenuhi kebutuhan keluarga saya dalam membangun modal usaha, membeli kendaraan,dan membantu orang tua membangun rumah.  Saya yakin bahwa selama saya komitmen dan konsisten terhadap hak dan kewajiban saya di CU, maka CU akan selalu membantu saya seperti yang saya alami sebelumnya dan yang paling penting adalah CU merupakan tempat investasi yang menguntungkan dan aman menurut pandangan saya sekarang ini”.

Credit Union merupakan usaha bersama milik anggota (dari, oleh, dan untuk anggota).  Jadi apabila kita sebagai anggota CU berarti kita adalah pemilik CU yang memiliki hak dan kewajiban yang sama.  Jadi wajarlah kalau sebagai pemilik, kita mendapat jasa investasi yang cukup besar dalam satu tahunnya (14% p.a.) sehingga diproyeksikan dalam 5 tahun sekali investasi kita akan bertambah 100% dari saldo awal investasi dan juga dapat menggunakan uang yang ada di CU dalam bentuk pinjaman untuk memenuhi modal usaha dan kebutuhan rumah tangga.

Di Credit Union, memiliki nilai-nilai solidaritas antar sesama anggota.  Ketika perlu uang, maka dipinjamkan uang ; ketika sakit, maka dibantu dengan Solidaritas Kesehatan (SOLKES) dan Santuan Rawat Inap (SRI) ; ketika akan menikah, maka dibantu dengan Anggaran Resepsi Nikah (ANGGRENI) ; ketika melahirkan, maka dibantu dengan Santunan Ibu Bersalin (SAULIN), ketika anak sudah sekolah, maka dibantu dengan Bantuan Anak Sekolah (BAS) ketika meninggal, maka dibantu dengan Solidaritas Dukacita (SOLDUKA), dan Jaminan Perlindungan Kalimantan (JALINAN).  Ini semua merupakan bentuk solidaritas yang dibangun bersama oleh anggota dalam Credit Union.

Nah … kalimat-kalimat diatas merupakan bahasa sorga untuk mewujudkan kesejahteraan financial keluarga.  Jangan terjebak, wajar kalau anda bertanya “aman apa tidak ?” untuk menjelaskannya, alangkah lebih bijak jika anda menghubungi atau datang langsung ke kantor pelayanan Credit Union.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Wednesday, March 17, 2010
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved