Selamat Datang!

KUNJUNGAN LEMBAGA MAC KENZIE KE BETANG ASI

IMG_2055



Kalteng (KR). Bertempat di ruang rapat pengurus Credit Union Betang Asi (CU Besi) jalan Cilik Riwut no. 34 Palangka Raya Nakul dan Nick bertemu dengan Ethos H.L dari manajemen CU Besi dan Karna Sophia Sihombing dari pengurus CU Besi.

Pertemuan dilaksanakan pada Kamis pagi, 22 Oktober 2009. “Tujuan kami datang adalah untuk penelitian di bidang ekonomi dan hasilnya akan di bawa ke workshop bersama pemerintah propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sehingga hasilnya dapat digunakan ke depan” ucap Nakul yang saat ini bekerja di lembaga  Mac Kenzie and Associates yang fokus bekerja di perencanaan strategis sebagai bagian integral dari proses manajemen, berpusat di Amerika.

Nakul melakukan analisa perbankan dan dikontrak oleh pemerintah propinsi Kalteng (baca Teras Narang) yang ingin mengetahui sejauh mana indeks kemajuan dunia perbankan di Kalteng. Sedangkan Nick sebagai penterjemah dari Nakul yang belum pandai berbahasa Indonesia sekaligus sebagai konsultan di Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kalteng dari England Embassy.

Berawal dari pertemuan dengan Yohanes Changking yang mewakili GM dan Deputi karena tidak berada di tempat. “Pertemuan ini menyepakati pertemuan lanjutan yang dilaksanakan pada 22 Oktober 2009  di kantor CU Besi. Tujuannya tidak lain ingin mengetahui sejauh mana perkembangan CU dengan pola ekonomi kerakyatan” jelas Changking kepada KR via telepon.

“Berapa jumlah kantor cabang (baca TP) di CU Besi” tanya Nakul.  Ethos menerangkan jumlah TP sekarang ada enam dengan rincian di kabupaten Pulang Pisau terletak di Jabiren bernama TP Penyang Hinje Simpei dan di Petuk Liti bernama TP Batuah Marajaki. Di kabupaten Gunung Mas terletak di Tumbang Malahoi bernama TP Penyang Hatampung, di Ibukota kabupaten Gunung Mas, Kuala Kurun bernama TP Betang Batarung, di Sepang Kota bernama TP Betang Sinta dan di Tumbang Talaken ada satu TPK.

Di Kabupaten Katingan terletak di Telok bernama TP Batu Lampang dan di Tumbang Manggu ada satu TPK. Di Kabupaten Kapuas terletak Pujon dengan satu TPK. Di Kota Palangka Raya ada Kantor Pusat. Di Kota Banjarmasin ada satu TPK dan Di Kabupaten Kotawaringin Timur terletak di Tumbang Sangai ada satu TPK. “Lebih banyak TP-TP CU Besi berada di kampung-kampung”, jelas Ethos.

Ketika ditanyakan Nakul bagaimana proses pendirian Tempat Pelayanan (TP) di CU Besi, Ethos menjelaskan, tergantung dari anggota yang berada di wilayah tersebut. “Awalnya dimulai dari pelayanan berupa sistem kolektor dengan orang yang ditunjuk dan dipercaya di kampung tersebut” jelas Ethos. Selanjutnya dengan semakin berkembangnya anggota menjadi 350 orang dan jumlah asset mencapai 1M maka pengurus melakukan studi kelayakan yang dijalankan oleh manajemen apakah dengan membuka TP atau tidak, tambah Ethos.

“Melalui proses Perencanaan Strategis dan Perencanaan Bisnis tingkat TP, maka pengurus akan membuat Surat Keputusan (SK) pengurus tentang pendirian TP. Namun ini semua sangat tergantung dari anggota yang berada di kampung tersebut, kalau anggota bertindak maka CU akan jalan. Karena di CU yang utama adalah anggota, kalau tidak ada anggota maka CU tidak ada uang” jelas pria beranak dua ini.

Diskusipun berlanjut ketika Nakul menanyakan bagaimana akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan CU Besi, yang dijawab oleh Ethos dibandingkan dengan lembaga keuangan lain yang letaknya jauh dari kampung masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan. “Jika dulu sebelum masuk CU orang-orang di kampung mendapatkan pelayanan keuangan (baca menabung) di kota dan membayar ongkos pergi ke kota lebih tinggi dari pada jumlah uang yang di bawa ke kota sehingga berfikir lebih baik tidak menabung” tegas Ethos.

“Yang paling menantang dalam pengembangan CU Besi adalah merubah pola pikir orang di kampung dan akses menuju kampung tersebut” jelas pria berambut lurus ini kepada Nakul dan Nick. Kebiasaan  orang Dayak yang sulit menabung secara perlahan dirubah dengan masuknya CU di kampung-kampung dan diberikan pemahaman bagaimana berCU yang baik, pungkas Ethos.


Dipublikasikan oleh CU Betang Asi pada hari Thursday, December 10, 2009
Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2009 - CU Betang Asi | Berbasis Masyarakat Dayak Yang Terpercaya dan Abadi di Kalimantan Tengah - All Rights Reserved